Search for collections on Undip Repository

PENGARUH JENIS DAN KONSENTRASI ZAT PENGATUR TUMBUH TERHADAP PERKECAMBAHAN DAN PERTUMBUHAN BENIH CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) KEDALUWARSA

RAHMAN, ADI (2026) PENGARUH JENIS DAN KONSENTRASI ZAT PENGATUR TUMBUH TERHADAP PERKECAMBAHAN DAN PERTUMBUHAN BENIH CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) KEDALUWARSA. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[thumbnail of Cover-BAB 3_Adi Rahman.pdf] Text
Cover-BAB 3_Adi Rahman.pdf - Published Version

Download (2MB)
[thumbnail of BAB 4-Daftar Pustaka_Adi Rahman.pdf] Text
BAB 4-Daftar Pustaka_Adi Rahman.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (195kB)
[thumbnail of Lampiran-Biodata_Adi Rahman.pdf] Text
Lampiran-Biodata_Adi Rahman.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

ADI RAHMAN. 23020219130080. 2026. Pengaruh Jenis dan Konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh Terhadap Perkecambahan dan Pertumbuhan Benih Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Kedaluwarsa. (Pembimbing : KARNO dan SYAIFUL ANWAR).
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkecambahan dan pertumbuhan cabai rawit akibat perendaman konsentrasi dan jenis zat pengatur tumbuh. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2023-Februari 2024 di green house Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro dan Laboratorium Ekologi dan Produksi Tanaman, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro.
Penelitian ini menggunakan percobaan faktorial dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 5 × 2. Faktor pertama yaitu jenis zat pengatur tumbuh dengan 2 taraf : Asam Giberelat (M1); Asam Naftalen Asetat (M2) dan faktor kedua yaitu konsentrasi dengan 5 taraf : 0 ppm (K0); 25 ppm (K1); 50 ppm (K2); 75 ppm (K3); 100 ppm (K4). Percobaan diulang sebanyak 4 kali sehingga diperoleh 40 satuan percobaan. Parameter yang diamati yaitu potensi daya tumbuh, daya kecambah, kecepatan tumbuh, keserempakan tumbuh, indeks vigor, bobot segar kecambah, tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar tanaman, bobot kering tanaman, umur berbunga tanaman, jumlah buah total, dam bobot buah total. Data dianalisis dengan analisis ragam untuk mengetahui adanya pengaruh dari perlakuan kemudian dilanjut dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) untuk melihat perbedaan antar perlakuan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian konsentrasi zat pengatur tumbuh 0 ppm berpengaruh lebih tinggi pada parameter daya kecambah, kecepatan tumbuh benih, keserempakan tumbuh dan indeks vigor dibandingkan konsentrasi 25 ppm, 50 ppm, 75 ppm dan 100 ppm. Perlakuan jenis zat pengatur tumbuh giberelin berpengaruh lebih tinggi dibandingkan perlakuan auksin pada parameter potensi daya tumbuh, daya kecambah, kecepatan tumbuh, keserempakan tumbuh, indeks vigor, bobot segar kecambah, umur berbunga tanaman dan bobot buah total. Terdapat interaksi antara perlakuan konsentrasi dan jenis zat pengatur tumbuh pada parameter daya kecambah, kecepatan tumbuh benih, keserempakan tumbuh, indeks vigor dan bobot segar kecambah. Berdasarkan hasil, disimpulkan bahwa konsentrasi pemberian zat pengatur tumbuh giberelin terbaik pada pada perkecambahan benih cabai rawit kedaluwarsa adalah 50 dan 75 ppm. Aplikasi zat pengatur tumbuh giberelin memberikan hasil terbaik pada parameter produksi cabai rawit yaitu waktu berbunga tanaman dan bobot buah total.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Animal and Agricultural Sciences
Divisions: Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Agroecotechnology
Depositing User: S1 Agroekoteknologi Undip
Date Deposited: 22 Jul 2026 05:19
Last Modified: 22 Jul 2026 05:19
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57347

Actions (login required)

View Item View Item