Puspitaningsih, Kartika Septiana (2026) Karakterisasi Molekuler dan Studi In Silico Ekstrak Daun Aloe Sp. Sebagai Anti-Diabetes Tipe 2. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Kartika Septiana Puspitaningsih.zip Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. COVER.pdf Download (203kB) |
|
|
Text
2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (40kB) |
|
|
Text
4. ABSTRAK.pdf Download (205kB) |
|
|
Text
5. ABSTRACT.pdf Download (199kB) |
|
|
Text
6. DAFTAR ISI.pdf Download (195kB) |
|
|
Text
10. PENDAHULUAN.pdf Download (238kB) |
|
|
Text
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (284kB) |
Abstract
Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai oleh resistensi
insulin dan gangguan fungsi sel β pankreas. Protein Adenosine Monophosphate-Activated Protein
Kinase (AMPK) berperan penting dalam meningkatkan penyerapan glukosa melalui translokasi
GLUT4 sehingga berpotensi menjadi target terapi antidiabetes. Penelitian ini bertujuan
mengkarakterisasi Aloe sp. asal Semarang dan Bogor, mengidentifikasi senyawa bioaktif
menggunakan Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS), serta mengevaluasi aktivitas
antidiabetes melalui molecular docking terhadap protein AMPK. Karakterisasi morfologi dilakukan
berdasarkan ukuran dan corak warna daun, sedangkan karakterisasi molekuler menggunakan marka
ITS dan analisis BLAST. Senyawa hasil identifikasi GC-MS kemudian ditambatkan pada protein
AMPK menggunakan PyRx dan divisualisasikan dengan Discovery Studio. Hasil penelitian
menunjukkan adanya perbedaan morfologi antara Aloe sp. Semarang dan Bogor. Analisis molekuler
menunjukkan homologi tertinggi dengan Aloe vera isolat BPTPS162 sebesar 88,06% pada Aloe sp.
Semarang dan 84,4% pada Aloe sp. Bogor. Hasil molecular docking menunjukkan bahwa palmitic
acid dan Methyl oleate pada Aloe sp. Semarang memiliki binding affinity sebesar -4,8 kkal/mol,
sedangkan 5-Cyclohexadecen-1-one pada Aloe sp. Bogor sebesar -6,3 kkal/mol. Analisis Lipinski
dan ADMET menunjukkan bahwa sebagian besar senyawa memiliki karakteristik drug-likeness
yang baik serta profil farmakokinetik yang mendukung sebagai kandidat obat oral. Berdasarkan nilai
binding affinity dan analisis in silico, Aloe sp. Bogor berpotensi lebih baik sebagai kandidat
antidiabetes tipe 2.
Kata kunci: AMPK, penambatan molekuler, resistensi insulin, senyawa bioaktif
(NO KETERSEDIAAN : 300/B.TEK/2026)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biotechnology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 04:04 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 04:04 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57318 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
