FATHYANI, KARINA IRENE INDAH and Prasetyo, Mujiono Hafidh and Iskadrenda, Gaza Carumna (2026) TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PUTUSAN PENGADILAN DI BAWAH ANCAMAN MINIMUM PIDANA PADA KASUS KEKERASAN SEKSUAL ANAK (STUDI PUTUSAN PN. PELAIHARI NOMOR 190/Pid.Sus/2023/PN.Pli). _032 PDN 2026. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
KARINA IRENE INDAH FATHYANI_COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (687kB) |
|
|
Text
KARINA IRENE INDAH FATHYANI_ABSTRAK.pdf Download (82kB) |
|
|
Text
KARINA IRENE INDAH FATHYANI_BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (235kB) |
|
|
Text
KARINA IRENE INDAH FATHYANI_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (235kB) |
|
|
Text
KARINA IRENE INDAH FATHYANI_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (508kB) |
|
|
Text
KARINA IRENE INDAH FATHYANI_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (122kB) |
|
|
Text
KARINA IRENE INDAH FATHYANI_DAFPUS.pdf Download (162kB) |
Abstract
Tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak merupakan kejahatan yang menimbulkan dampak serius terhadap kondisi fisik, psikis, dan sosial anak sebagai korban. Dalam upaya memberikan perlindungan hukum terhadap anak, Undang-Undang Perlindungan Anak mengatur adanya ancaman pidana minimum khusus bagi pelaku kekerasan seksual terhadap anak. Namun, dalam praktik peradilan masih ditemukan putusan hakim yang menjatuhkan pidana di bawah minimum khusus, salah satunya dalam Putusan Pengadilan Negeri Pelaihari Nomor 190/Pid.Sus/2023/PN.Pli. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hakim dalam penjatuhan pidana di bawah ancaman minimum khusus serta meninjau kesesuaiannya dengan ketentuan hukum pidana dan perlindungan anak.
Penelitian ini merupakan penelitian hukum doktrinal dengan pendekatan perundang-undangan, kasus dan konseptual. Pengumpulan bahan hukum dilakukan melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, buku, dan jurnal hukum yang relevan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjatuhan pidana di bawah ancaman minimum khusus didasarkan pada pertimbangan tertentu yang dinilai meringankan terdakwa. Akan tetapi, putusan tersebut menimbulkan persoalan Yuridis terkait kepastian hukum dan perlindungan terhadap anak sebagai korban tindak pidana kekerasan seksual. Oleh karena itu, penerapan pidana di bawah ancaman minimum khusus harus dilakukan secara hati-hati agar tetap memperhatikan perlindungan anak dan tujuan penegakkan hukum.
Kata Kunci : putusan pengadilan, pertimbangan hakim, pidana minimum khusus, kekerasan seksual anak, perlindungan anak
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | putusan pengadilan, pertimbangan hakim, pidana minimum khusus, kekerasan seksual anak, perlindungan anak |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Mr Perpus FH1 |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 05:51 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 05:51 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57305 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
