Search for collections on Undip Repository

PENGARUH PERBEDAAN METODE PENGERINGAN SUN DRYING, OVEN DRYING, FOOD DEHYDRATOR TERHADAP LAJU PENGERINGAN KERUPUK IKAN PATIN (26dt274)

HIBATULLAH, DZIKRI FATHI (2026) PENGARUH PERBEDAAN METODE PENGERINGAN SUN DRYING, OVEN DRYING, FOOD DEHYDRATOR TERHADAP LAJU PENGERINGAN KERUPUK IKAN PATIN (26dt274). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Dzikri Fathi Hibatullah 26dt274.pdf] Text
Dzikri Fathi Hibatullah 26dt274.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Kerupuk ikan patin merupakan produk olahan perikanan yang memiliki
potensi besar untuk dikembangkan di Indonesia. Salah satu tahap kritis dalam
proses produksinya adalah pengeringan, yang secara langsung memengaruhi
kualitas fisik dan sensori produk akhir. Pemilihan metode pengeringan yang tepat
menjadi kunci untuk menghasilkan kerupuk dengan mutu optimal dan efisiensi
produksi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh
perbedaan metode pengeringan terhadap laju pengeringan dan mutu fisik kerupuk
ikan patin (Pangasius sp.). Metode yang dibandingkan meliputi sun drying (3 hari),
oven drying (80°C selama 8 jam), dan food dehydrator (80°C selama 8 jam)
menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga ulangan. Parameter
yang diamati meliputi kadar air, penyusutan bobot, laju pengeringan, kemekaran,
kerenyahan, dan uji sensori. Data dianalisis menggunakan ANOVA, uji Duncan
untuk data parametrik, serta Kruskal-Wallis dan Mann-Whitney untuk data non
parametrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pengeringan berpengaruh
nyata (P<0,05) terhadap seluruh parameter. Oven drying menghasilkan laju
pengeringan tertinggi (1,0085 kg H₂O/jam, R²=0,9267) dan kadar air terendah
(10,04%), disusul food dehydrator (0,4996 kg H₂O/jam; 9,94%) dan sun drying
(0,0801 kg H₂O/jam; 9,98%); seluruh nilai memenuhi SNI 8272:2016 (≤11%).
Tingkat kemekaran dan kerenyahan tertinggi juga diperoleh dari oven drying
(56,39% dan 2552,0 gf), diikuti food dehydrator dan sun drying. Uji sensori
menunjukkan oven drying meraih nilai rata-rata tertinggi (8,0 ± 0,86) pada semua
atribut. Secara keseluruhan, oven drying dinilai paling efektif dan efisien dalam
menghasilkan kerupuk ikan patin bermutu tinggi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: kerupuk ikan patin, laju pengeringan, sun drying, oven drying, food dehydrator.
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Fishery Products Technology
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 22 Jul 2026 01:40
Last Modified: 22 Jul 2026 01:40
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57283

Actions (login required)

View Item View Item