Subekti, Lailitifa and Silitonga, Friska (2026) Hubungan Derajat Keparahan Penyakit Arteri Koroner Berdasarkan Gensini Score dengan Heart Rate Variability pada Pasien Heart Failure with Reduced Ejection Fraction. Masters thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Download (177kB) |
Abstract
Latar Belakang: Penyakit arteri koroner (PAK) merupakan penyebab utama Heart Failure with Reduced Ejection Fraction (HFrEF). Selain menyebabkan kerusakan struktural miokard, PAK juga berkontribusi terhadap disfungsi sistem saraf otonom yang dapat dinilai secara non-invasif menggunakan Heart Rate Variability (HRV). Hubungan antara derajat keparahan PAK dan HRV telah dilaporkan pada populasi penyakit jantung koroner, namun bukti pada pasien HFrEF masih terbatas.
Tujuan: Mengetahui hubungan antara derajat keparahan PAK berdasarkan Gensini score dengan parameter HRV pada pasien HFrEF.
Metode: Penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional dilakukan pada 18 pasien HFrEF akibat PAK yang menjalani pengobatan di Poliklinik Jantung RSUP Dr. Kariadi Semarang. Derajat keparahan PAK dinilai menggunakan Gensini score berdasarkan hasil angiografi koroner. HRV dianalisis menggunakan rekaman Holter 24 jam meliputi parameter time domain (SDNN, SDANN, RMSSD, pNN50) dan frequency domain (LF, HF, LF/HF). Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson atau Spearman sesuai distribusi data dengan tingkat kemaknaan p<0,05.
Hasil: Rerata usia subjek adalah 56,56±7,92 tahun dan sebagian besar berjenis kelamin laki-laki (88,9%). Rerata Gensini score sebesar 61,55±33,21 dengan mayoritas pasien mengalami keterlibatan tiga pembuluh darah (66,7%). Analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara Gensini score dengan seluruh parameter HRV, yaitu SDNN, SDANN, RMSSD, pNN50, LF, HF, maupun rasio LF/HF (seluruh p>0,05). SDNN, SDANN, LF, dan LF/HF menunjukkan korelasi negatif yang lemah terhadap Gensini score, sedangkan RMSSD, pNN50, dan HF menunjukkan korelasi positif yang sangat lemah. Korelasi terkuat ditemukan pada rasio LF/HF (r=-0,456; p=0,057), namun belum mencapai signifikansi statistik.
Kesimpulan: Derajat keparahan PAK berdasarkan Gensini score tidak berhubungan secara signifikan dengan parameter HRV pada pasien HFrEF. Diperlukan penelitian dengan jumlah sampel yang lebih besar dan desain longitudinal untuk mengonfirmasi hubungan tersebut.
Kata kunci: Heart Failure with Reduced Ejection Fraction, penyakit arteri koroner, Gensini score, heart rate variability, disfungsi otonom.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Heart Failure with Reduced Ejection Fraction, penyakit arteri koroner, Gensini score, heart rate variability, disfungsi otonom |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 07 Oct 2026 06:45 |
| Last Modified: | 07 Oct 2026 06:45 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57260 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
