Search for collections on Undip Repository

ANALISIS PERTIMBANGAN HAKIM PADA IMPLEMENTASI KONSEP NOODWEER DAN NOODWEER EXCESS DALAM KASUS PEMBUNUHAN LASKAR FPI KM 50 (STUDI PUTUSAN NOMOR 868/Pid.B/2021/PN.Jkt.Sel Jo. PUTUSAN NOMOR 938 K/Pid/2022). _029 PDN 2026

FIRDAUS, KIRANA RAHADIYANTI and Pujiyono, Pujiyono and Sutanti, Rahmi Dwi (2026) ANALISIS PERTIMBANGAN HAKIM PADA IMPLEMENTASI KONSEP NOODWEER DAN NOODWEER EXCESS DALAM KASUS PEMBUNUHAN LASKAR FPI KM 50 (STUDI PUTUSAN NOMOR 868/Pid.B/2021/PN.Jkt.Sel Jo. PUTUSAN NOMOR 938 K/Pid/2022). _029 PDN 2026. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.

[thumbnail of KIRANA RAHADIYANTI FIRDAUS_COVER.pdf] Text
KIRANA RAHADIYANTI FIRDAUS_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (604kB)
[thumbnail of KIRANA RAHADIYANTI FIRDAUS_ABSTRAK.pdf] Text
KIRANA RAHADIYANTI FIRDAUS_ABSTRAK.pdf

Download (188kB)
[thumbnail of KIRANA RAHADIYANTI FIRDAUS_BAB I.pdf] Text
KIRANA RAHADIYANTI FIRDAUS_BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (233kB)
[thumbnail of KIRANA RAHADIYANTI FIRDAUS_BAB II.pdf] Text
KIRANA RAHADIYANTI FIRDAUS_BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (343kB)
[thumbnail of KIRANA RAHADIYANTI FIRDAUS_BAB III.pdf] Text
KIRANA RAHADIYANTI FIRDAUS_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (482kB)
[thumbnail of KIRANA RAHADIYANTI FIRDAUS_BAB IV.pdf] Text
KIRANA RAHADIYANTI FIRDAUS_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (168kB)
[thumbnail of KIRANA RAHADIYANTI FIRDAUS_DAFPUS.pdf] Text
KIRANA RAHADIYANTI FIRDAUS_DAFPUS.pdf

Download (229kB)

Abstract

Penerapan konsep noodweer excess dalam hukum pidana di Indonesia telah menimbulkan perdebatan, khususnya ketika digunakan sebagai dasar penghapus pidana dalam perbuatan yang dilakukan oleh aparat kepolisian yang berujung pada hilangnya nyawa. Hal tersebut tampak dalam analisis kasus Putusan Nomor 868/Pid.B/2021/PN.Jkt.Sel. Juncto Putusan Nomor 938 K/Pid/2022 yang perkaranya menyebabkan penembakan terhadap enam anggota Laskar FPI di KM. 50 pada Desember 2020, dimana terdakwa mengajukan alasan pembelaan terpaksa yang melampaui batas sebagaimana diatur dalam Pasal 49 ayat (2) KUHP. Dalam praktik pengadilan, penentuan adanya guncangan jiwa hebat sebagai alasan pemaaf masih mengalami kendala, yang di antaranya belum adanya ukuran seragam dan cenderung bergantung pada penilaian terhadap konstruksi peristiwa saja.
Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep noodweer excess dalam hukum pidana Indonesia serta menganalisis pertimbangan hakim dalam menerapkan alasan noodweer excess sebagai alasan peniadaan pidana serta menilai batas legitimasi tindakan aparat dalam pandangan hukum pidana. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis-normatif dengan spesifikasi deskriptif analitis. Jenis dan sumber data yang digunakan data sekunder yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan dianalisis secara kualitatif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep noodweer excess dalam KUHP lama dengan KUHP Nasional masih menempatkan unsur keguncangan jiwa hebat sebagai unsur utama yang menentukan alasan pemaaf, namun belum dirumuskan secara rinci batasan operasionalnya. Pemahaman terhadap konsep tersebut dapat dikaji dalam perkara penembakan di KM 50, pertimbangan hakim lebih dinilai didasarkan pada rangkaian peristiwa yang terjadi dibandingkan dengan pembuktian psikologis mendalam. Selain itu, apabila dikaitkan dengan praktik putusan peradilan lain, terlihat adanya variasi dalam menilai batas pembelaan terpaksa yang melampaui batas. Hal tersebut menunjukkan bahwa penerapan konsep tersebut masih membuka ruang perbedaan penafsiran yang implikasinya pada ketidakpastian dalam pertanggungjawaban pidana, terutamanya pada perkara yang melibatkan aparat kepolisian.
Kata Kunci : Noodweer excess, Guncangan jiwa, Pertanggungjawaban Pidana, KUHP Lama, Kepolisian.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Noodweer excess, Guncangan jiwa, Pertanggungjawaban Pidana, KUHP Lama, Kepolisian.
Subjects: Law
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Mr Perpus FH1
Date Deposited: 22 Jul 2026 08:48
Last Modified: 22 Jul 2026 08:48
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57257

Actions (login required)

View Item View Item