Search for collections on Undip Repository

ANALISIS PERBANDINGAN VARIABILITAS SUHU PERMUKAAN LAUT DAN CURAH HUJAN DI PERAIRAN SUNDA KECIL KETIKA IOD POSITIF TAHUN 2019 DAN IOD NEGATIF 2022 (26dos267)

DEWANGGA, AWAN (2026) ANALISIS PERBANDINGAN VARIABILITAS SUHU PERMUKAAN LAUT DAN CURAH HUJAN DI PERAIRAN SUNDA KECIL KETIKA IOD POSITIF TAHUN 2019 DAN IOD NEGATIF 2022 (26dos267). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of AWAN DEWANGGA 26dos267.pdf] Text
AWAN DEWANGGA 26dos267.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Perairan Sunda Kecil merupakan wilayah yang sensitif terhadap variabilitas
iklim laut–atmosfer, khususnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD), yang
berpengaruh terhadap suhu permukaan laut (SPL) dan curah hujan. Penelitian ini
bertujuan menganalisis pengaruh IOD terhadap variabilitas SPL dan curah hujan
serta membandingkan kondisi pada fase IOD positif tahun 2019 dan IOD negatif
tahun 2022. Data yang digunakan meliputi SPL, curah hujan, angin permukaan, dan
Dipole Mode Index (DMI) periode 2015–2024. Metode analisis meliputi
perhitungan klimatologi, anomali, dan korelasi Pearson untuk mengidentifikasi
hubungan antarvariabel. Hasil menunjukkan bahwa pada fase IOD positif 2019
terjadi penurunan SPL dan curah hujan yang signifikan, terutama pada musim
timur, akibat penguatan angin dan peningkatan upwelling. Sebaliknya, pada fase
IOD negatif 2022 SPL cenderung lebih hangat dan curah hujan meningkat akibat
melemahnya angin dan berkurangnya upwelling. Analisis korelasi menunjukkan
bahwa hubungan antara DMI dan suhu permukaan laut (SPL) berada pada kisaran
−0,453 hingga −0,610, yang termasuk dalam kategori agak rendah hingga cukup.
Hal ini mengindikasikan bahwa peningkatan DMI cenderung diikuti oleh
penurunan SPL di wilayah studi. Sementara itu, korelasi antara DMI dan curah
hujan berkisar antara −0,233 hingga −0,285, yang tergolong dalam kategori rendah.
Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan DMI berasosiasi dengan penurunan
curah hujan, namun dengan kekuatan hubungan yang relatif lemah. Sedangkan,
korelasi antara DMI dan angin berada pada kategori sangat rendah, sehingga
menunjukkan bahwa pengaruh IOD terhadap variabilitas angin tidak signifikan.
Penelitian ini dapat berperan penting bagi pemahaman dinamika iklim regional
serta mendukung pengembangan strategi mitigasi dan adaptasi terhadap risiko
kekeringan dan peningkatan curah hujan ekstrem di wilayah pesisir Indonesia
bagian selatan khususnya Kepulauan Sunda Kecil.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Suhu Permukaan Laut, Angin, Curah Hujan
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Oceanography
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 21 Jul 2026 02:54
Last Modified: 21 Jul 2026 02:54
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57198

Actions (login required)

View Item View Item