Search for collections on Undip Repository

ANALISIS HUBUNGAN SUHU PERMUKAAN LAUT (SPL) DAN KLOROFIL-a DI PERAIRAN TANJUNG BANUN, PULAU REMPANG, KEPULAUAN RIAU (26dik253)

ULHASANAH, NISA (2026) ANALISIS HUBUNGAN SUHU PERMUKAAN LAUT (SPL) DAN KLOROFIL-a DI PERAIRAN TANJUNG BANUN, PULAU REMPANG, KEPULAUAN RIAU (26dik253). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Nisa Ulhasanah 26dik253.pdf] Text
Nisa Ulhasanah 26dik253.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Perairan Tanjung Banun merupakan salah satu kawasan laut dangkal yang
terletak di sisi tenggara Pulau Rempang, secara administratif masuk ke dalam
wilayah Kecamatan Galang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Tujuan
penelitian ini yakni menganalisis variasi spasial dan temporal suhu permukaan laut
(SPL), menentukan hubungan antara SPL dan klorofil-a untuk menggambarkan
produktivitas perairan, dan menentukan komoditas perikanan unggulan di wilayah
Tanjung Banun. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi ilmiah
dalam memahami dinamika oseanografi di wilayah Rempang. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif. Metode ini
bertujuan untuk menggambarkan kondisi suhu permukaan laut (SPL) dan klorofil
a serta menganalisis hubungan antara kedua parameter tersebut secara spasial dan
temporal berdasarkan data citra satelit. Berdasarkan data hasil pengamatan,
Perairan Tanjung Banun, Pulau Rempang menggunakan citra Aqua MODIS pada
tahun 2021–2024 menunjukkan bahwa SPL mengalami tren peningkatan secara
temporal dari 30,41°C pada tahun 2021 menjadi 30,78°C pada tahun 2024, dengan
laju kenaikan rata-rata sebesar 0,12°C per tahun. Konsentrasi klorofil-a selama
periode pengamatan berfluktuasi dengan nilai terendah pada tahun 2023 (2,53
mg/m³ - 3,27 mg/m³) dan tertinggi pada tahun 2024 (2,86 mg/m³ - 4,73 mg/m³).
Hubungan antara Suhu Permukaan Laut (SPL) dan konsentrasi klorofil-a
ditunjukkan dengan persamaan regresi y = 0,9002x – 24,306, nilai koefisien
korelasi sebesar r = 0,5252 dan nilai koefisien determinasi R² = 0,2758
menunjukkan bahwa SPL hanya mampu menjelaskan 27,58% variasi konsentrasi
klorofil-a, sedangkan 72,42% sisanya dipengaruhi oleh faktor oseanografi lain
seperti ketersediaan nutrien, intensitas cahaya, arus, pasang surut, dan stabilitas
kolom perairan.Komoditas di Perairan Tanjung Banun meliputi rajungan (Portunus
pelagicus) mendominasi komposisi hasil tangkapan dengan proporsi tertinggi
sebesar 34%, serta diikuti spesies gonggong (Laevistrombus turturella)
mendominasi komposisi hasil perikanan tangkap.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Suhu Permukaan Laut (SPL); Klorofil-a; Perairan Tanjung Banun; Citra AQUA-MODIS; Komoditas Perikanan Unggulan
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 21 Jul 2026 01:57
Last Modified: 21 Jul 2026 01:57
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57175

Actions (login required)

View Item View Item