Search for collections on Undip Repository

ANALISIS TINGKAHLAKUSiganusjavusTERHADAP ARTIFICIAL BIOACOUSTIC (SKALALABORATORIUM) (26dpt251)

AL MUSTOFA, MUHAMMAD ZUHAIMI (2026) ANALISIS TINGKAHLAKUSiganusjavusTERHADAP ARTIFICIAL BIOACOUSTIC (SKALALABORATORIUM) (26dpt251). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of MUHAMMAD ZUHAIMI AL MUSTOFA 26dpt251.pdf] Text
MUHAMMAD ZUHAIMI AL MUSTOFA 26dpt251.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis radius keberadaan, respons
tingkah laku, dan frekuensi suara yang ideal untuk mengumpulkan ikan baronang
angin (Siganus javus) menggunakan teknologi artificial bioacoustic dalam skala
laboratorium. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2025 di Gedung
Workshop Departemen Perikanan Tangkap, Universitas Diponegoro. Metode
penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium dengan objek
penelitian sebanyak 6 ekor ikan baronang angin. Perlakuan yang diberikan terdiri
atas sudden sound dan continuous sound pada frekuensi 100 Hz, 200 Hz, 300 Hz,
400 Hz, dan 500 Hz. Pengamatan dilakukan terhadap radius keberadaan, jumlah
respons, durasi respons, dan pola tingkah laku ikan. Data dianalisis secara
deskriptif dan menggunakan uji statistik non-parametrik Q Cochran. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa frekuensi suara memengaruhi radius keberadaan
dan respons tingkah laku ikan baronang angin. Frekuensi 100 Hz menghasilkan
respons tertinggi pada kedua jenis perlakuan serta menunjukkan perubahan radius
keberadaan terbesar dengan perpindahan zona ikan dari area terluar menuju area
terdekat dengan sumber suara. Frekuensi 200 Hz masih menghasilkan respons
yang cukup tinggi, sedangkan frekuensi 300 Hz, 400 Hz, dan 500 Hz
menunjukkan respons yang relatif rendah. Hasil uji Q Cochran menunjukkan nilai
signifikansi sebesar 0,001 (p<0,05), yang menunjukkan bahwa perbedaan
frekuensi suara berpengaruh signifikan terhadap kemunculan respons ikan
baronang angin. Berdasarkan hasil penelitian, frekuensi 100 Hz merupakan
frekuensi yang paling ideal di antara frekuensi yang diuji karena menghasilkan
respons paling tinggi dan perubahan radius keberadaan yang paling besar. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa frekuensi rendah memiliki potensi lebih baik
dalam menarik respons ikan baronang angin pada kondisi laboratorium

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Siganusjavus, TingkahLakuIkan, Artifisial, Bioakustik, dan Frekuensi.
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Capture Fisheries
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 21 Jul 2026 01:50
Last Modified: 21 Jul 2026 01:50
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57170

Actions (login required)

View Item View Item