Emo, Azka (2026) Karakterisasi Molekuler Dan Analisis Potensi Hepatoprotektif Aloe sp. dari Bogor Dan Semarang Melalui Penambatan Molekuler Terhadap THR- β Dan Sirt1 Pada Non-Alcoholic Fatty Liver Disease. Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Sains dan Matematika.
|
Archive
Azka Emo.zip Restricted to Repository staff only Download (54MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. COVER.pdf Download (177kB) |
|
|
Text
2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (377kB) |
|
|
Text
4. ABSTRAK.pdf Download (252kB) |
|
|
Text
5. ABSTRACT.pdf Download (114kB) |
|
|
Text
6. DAFTAR ISI.pdf Download (70kB) |
|
|
Text
9.1 PENDAHULUAN.pdf Download (111kB) |
|
|
Text
10. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (156kB) |
Abstract
Non-Alcoholic Fatty Liver Disease (NAFLD) merupakan penyakit hati
kronis dengan prevalensi di Indonesia mencapai 51,04%. Keterbatasan terapi
farmakologis yang ada mendorong eksplorasi alternatif berbasis bahan alam.
Penelitian ini bertujuan menganalisis karakterisasi molekuler, profil senyawa
bioaktif, dan potensi hepatoprotektif Aloe sp. dari Bogor dan Semarang melalui
molecular docking terhadap protein target THR-β dan SIRT1. Identifikasi senyawa
bioaktif melalui GC-MS, Molecular docking dilakukan menggunakan PyRx,
divisualisasikan menggunakan Discovery Studio Visualizer, dan dievaluasi
menggunakan SwissADME dan pkCSM. Hasil BLASTn menunjukkan percent
identity sampel Bogor sebesar 83,85% dan sampel Semarang sebesar 87,04%
terhadap Aloe vera isolate BPTPS102 dan BPTPS162, dengan kedua sampel
membentuk satu klade bersama sekuens Aloe vera referensi dengan nilai bootstrap
86%. Hasil GC-MS mendeteksi 20 senyawa pada sampel Bogor yang didominasi
kelompok lakton, alkohol alifatik, dan keton siklik, serta 40 senyawa pada sampel
Semarang yang didominasi kelompok asam lemak dan ester asam lemak. Lima
senyawa percentage area tertinggi dari masing-masing sampel dipilih sebagai ligan
uji. Hasil molecular docking menunjukkan bahwa senyawa ditert-butyldiazene dari
Aloe sp. Bogor serta 2,3-di(dodecanoyloxy)propyl dodecanoate dari Aloe sp.
Semarang memiliki nilai binding affinity -5,3 hingga -8,0 kcal/mol yang lebih
negatif dibandingkan ligan kontrol. Sebanyak 9 dari 10 senyawa uji memenuhi
kriteria Lipinski's Rule of Five, tidak bersifat hepatotoksik, dan memiliki profil
ADMET yang baik, sehingga berpotensi sebagai kandidat senyawa aktif dalam
bentuk suplemen hepatoprotektif untuk mendukung tata laksana NAFLD.
Kata kunci: energi ikatan, GC-MS, hepatoprotektif, ITS, NAFLD, penambatan molekuler, senyawa
bioaktif
(NO KETERSEDIAAN : 296/B.TEK/2026)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biotechnology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 09:11 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 09:11 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57156 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
