MAHESWARI, AGUNG PRABHA (2026) ANALISIS PERILAKU KESELAMATAN BERDASARKAN PENDEKATAN BEHAVIOR-BASED SAFETY DAN MODEL ANTECEDENT-BEHAVIOR-CONSEQUENCE PADA PERUSAHAAN GEOTHERMAL DI JAWA BARAT. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
REPO AGUNG.pdf - Published Version Download (415kB) |
Abstract
Perusahaan geothermal merupakan industri dengan tingkat risiko tinggi yang menjadikan keselamatan pekerja sebagai aspek krusial dalam mencegah kecelakaan kerja. Upaya mendorong perilaku keselamatan pekerja dilaksanakan melalui pendekatan Behavior-Based Safety (BBS) yang menyatakan perilaku dipengaruhi oleh faktor antecedent dan consequence. Temuan studi awal menunjukkan bahwa salah satu perusahaan geothermal di Jawa Barat telah menerapkan berbagai upaya yang mencerminkan prinsip-prinsip Behavior-Based Safety (BBS), namun faktor-faktor yang memengaruhi perilaku keselamatan pekerja berdasarkan model Antecedent–Behavior–Consequence (ABC) belum dianalisis secara sistematis dan komprehensif. Penelitian ini bertujuan mengkaji perilaku keselamatan pada pekerja dengan risiko paparan tinggi di perusahaan geothermal menggunakan pendekatan BBS dan model ABC sebagai kerangka analisis. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan terdiri dari lima pekerja tenaga alih daya dengan paparan risiko tinggi, tiga pekerja internal sebagai pengawas, dan satu manajer fungsi yang dipilih melalui purposive sampling. Data dihasilkan melalui wawancara mendalam, observasi perilaku, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui transkripsi data, pengodean menggunakan matriks analisis, serta interpretasi data. Penelitian menunjukkan hasil Safe Behavior Index (SBI) pekerja pada aktivitas rutin sebesar 92%, yakni kategori aman, dan aktivitas non rutin sebesar 74%, yakni kategori cukup aman. Faktor antecedent, yakni pengetahuan dan persepsi terkait keselamatan, kebijakan perusahaan, program dan pelatihan K3, pengawasan, serta kondisi kelengkapan fasilitas keselamatan diidentifikasi sebagai stimulus perilaku keselamatan. Adapun pemberian umpan balik berupa apresiasi dan teguran diidentifikasi sebagai faktor consequence yang memperkuat pemeliharaannya. Interaksi antara kedua faktor menjelaskan bahwa pendekatan Behavior-Based Safety dapat digunakan untuk menganalisis perilaku keselamatan pekerja di perusahaan.
Kata Kunci : behavior-based safety, model antecedent-behavior-consequence, perilaku keselamatan, perusahaan geothermal
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Public Health |
| Divisions: | Faculty of Public Health > Department of Public Health |
| Depositing User: | endah nurkhayati |
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 08:56 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 08:56 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57152 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
