Search for collections on Undip Repository

DAMPAK SIKLON TROPIS MARIAN (2021) DAN WALLACE (2019) TERHADAP CURAH HUJAN DAN KETINGGIAN GELOMBANG DI PERAIRAN SELATAN BALI DAN NUSA TENGGARA (26dos248)

DESIANADEWI, SRI HARYANTI (2026) DAMPAK SIKLON TROPIS MARIAN (2021) DAN WALLACE (2019) TERHADAP CURAH HUJAN DAN KETINGGIAN GELOMBANG DI PERAIRAN SELATAN BALI DAN NUSA TENGGARA (26dos248). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Sri Haryanti Desianadewi 26dos248.pdf] Text
Sri Haryanti Desianadewi 26dos248.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (8MB)

Abstract

Siklon tropis merupakan bentuk gangguan cuaca ekstrim, yang terjadi
diawali dengan adanya pusat tekanan rendah atau depresi tropis yang intensif di
lautan sehingga memicu proses konveksi dan pembentukan awan secara intensif
yang dapat memberikan dampak terhadap kondisi oseanografi dan cuaca regional
khususnya di perairan selatan Bali dan Kepulauan Nusa Tenggara yang berbatasan
secara langsung dengan Samudra Hindia. Tujuan dari penelitian ini untuk
mengetahui variabilitas curah hujan, ketinggian gelombang, dan anomali suhu
permukaan laut (SPL) saat terjadinya fenomena Siklon Tropis Marian dan
Wallace pada periode pra-siklon, saat siklon, dan pasca siklon, serta
mengidentifikasi peredaan dampak yang dtimbulkan kedua siklon. Metode yang
digunakan adalah analisis secara kuantitatif variabilitas secara temporal dan
spasial pada periode pra-siklon, saat siklon, dan pasca siklon, serta analisis
korelasi Pearson untuk mengidentifikasi hubungan kecepatan angin dengan
parameter lainnya. Data angin didapatkan dari Calibrated Multi-Platform
(CCMP), data curah hujan dari Global Precipitation Measurement (GPM), data
gelombang dari Marine Copernicus Global Ocean Waves Reanalysis, dan data
SPL dari Operational Sea Surface Temperature and Sea Ice Analysis (OSTIA).
Pada Siklon Tropis Marian menunjukkan kecepatan angin sebesar 11 m/s, curah
hujan maksimum 34 mm/hari, tinggi gelombang 2,88 m, dan penurunan SPL
dengan nilai anomali sebesar -0,39oC, sedangkan pada Siklon Tropis Wallace
memiliki kecepatan angin 23 m/s, curah hujan maksimum 306 mm/hari, tinggi
gelombang 5,61 m dan penurunan SPL dengan nilai anomali hingga -0,31oC. Hal
ini dikarenakan Siklon Tropis Wallace berada pada fase matang (mature stage)
sedangkan Siklon Tropis Marian masih berada pada tahap depresi tropis sehingga
dampak yang ditimbulkan lebih kecil. Korelasi kecepatan angin dengan curah
hujan tergolong lemah (r = 0,3721), dengan tinggi gelombang sangat kuat (r =
0,9083), serta dengan anomali SPL bersifat negatif dan lemah (r = 0,3243).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Siklon Tropis, Curah Hujan, Ketinggian Gelombang Signifikan, Kondisi Oseanografi, Samudra Hindia
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Oceanography
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 20 Jul 2026 08:25
Last Modified: 20 Jul 2026 08:25
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57139

Actions (login required)

View Item View Item