HANING MAHENDRA, SENO AJI (2026) PENGARUH SIKLON TROPIS HERMAN DAN NEVILLE TERHADAP PERUBAHAN SUHU PERMUKAAN LAUT DI PERAIRAN SELATAN JAWA (26dos238). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Seno Aji Haning Mahendra 26dos238.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
Siklon tropis merupakan fenomena cuaca ekstrem yang memengaruhi
dinamika lautan, termasuk suhu permukaan laut. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis secara kuantitatif pengaruh Siklon Tropis Herman (2023) dan Neville
(2024) terhadap variabilitas suhu permukaan laut di Perairan Selatan Jawa pada fase
pra-siklon, saat kejadian, dan pasca-siklon. Data sekunder berupa data angin Cross
Calibrated Multi-Platform (CCMP), data suhu permukaan laut harian OSTIA, dan
data net heat flux dari ERA5 digunakan dalam rentang waktu kejadian masing
masing siklon. Metode kuantitatif diterapkan dengan menghitung parameter Wind
stress curl (WSC) dan Ekman pumping velocity (EPV) untuk mengidentifikasi
pergerakan massa air vertikal (upwelling) dan hubungannya dengan net heat flux
serta perubahan suhu permukaan laut. Hasil analisis menunjukkan bahwa Siklon
Tropis Herman memicu respons oseanografi yang lebih signifikan dibandingkan
Siklon Neville, meskipun Neville memiliki kecepatan angin rata-rata yang lebih
tinggi. Pada fase kejadian Siklon Herman, suhu permukaan laut mengalami
penurunan sebesar 0,31°C yang didorong oleh defisit net heat flux ekstrem (-41,59
W/m²) dan aktivitas upwelling yang masif. Hal ini ditandai dengan nilai WSC yang
mencapai -4,45 x 10⁻⁷ N/m³ serta EPV sebesar -0,98 x 10⁻⁵ m/s. Sebaliknya,
Siklon Neville hanya menurunkan suhu permukaan laut sebesar 0,12°C dengan
nilai pengadukan mekanis laut yang lebih lemah. Penurunan suhu termal laut yang
ekstrem ini terekam dengan adanya jeda waktu setelah puncak badai karena massa
air membutuhkan waktu untuk merespons gangguan mekanis. Fase pasca-siklon
mengindikasikan proses restorasi dinamika atmosfer dan laut, di mana perairan
kembali memulihkan suhunya menuju kondisi normal. Kesimpulannya, besaran
dampak siklon tropis terhadap pendinginan lautan tidak hanya bergantung pada
kecepatan angin, tetapi ditentukan oleh intensitas WSC dan EPV yang memicu
upwelling, serta tingginya laju pelepasan panas laut menuju atmosfer
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ekman Pumping, Net heat flux, Siklon Tropis, Suhu Permukaan Laut, Upwelling |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Oceanography |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 07:23 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 07:23 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57117 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
