Search for collections on Undip Repository

VARIABILITAS CURAH HUJAN DAN SUHU PERMUKAAN LAUT (SPL): PENGARUH MADDEN-JULIAN OSCILLATION (MJO) DAN INDIAN OCEAN DIPOLE (IOD) DI SUMATERA DAN JAWA PERIODE 2019-2024 (26dos231)

SYAHIDA, FITRIA (2026) VARIABILITAS CURAH HUJAN DAN SUHU PERMUKAAN LAUT (SPL): PENGARUH MADDEN-JULIAN OSCILLATION (MJO) DAN INDIAN OCEAN DIPOLE (IOD) DI SUMATERA DAN JAWA PERIODE 2019-2024 (26dos231). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Fitria Syahida 26dos231.pdf] Text
Fitria Syahida 26dos231.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

Wilayah Sumatera dan Jawa rentan terhadap curah hujan ekstrem akibat
interaksi atmosfer-laut skala regional dan global, namun kajian mengenai
kontribusi simultan IOD dan MJO di wilayah ini masih terbatas. Penelitian ini
bertujuan mengetahui pola variabilitas spasial-temporal curah hujan serta
kontribusi interaksi Indian Ocean Dipole (IOD) dan Madden-Julian Oscillation
(MJO) terhadap curah hujan dan Suhu Permukaan Laut (SPL) periode 2019–2024.
Metode yang digunakan meliputi dekomposisi harmonik, Empirical Orthogonal
Function (EOF), dan analisis korelasi lag menggunakan data GSMaP, OSTIA,
ERA5, DMI dari NOAA, serta indeks RMM dari BoM Australia. Hasil
menunjukkan variabilitas curah hujan didominasi siklus tahunan dengan EOF mode
1 menjelaskan 30.36% total variabilitas. IOD terbukti sebagai pengontrol dominan
dengan korelasi PC1-DMI r = -0.667 (p<0.001). IOD positif 2019 menghasilkan
defisit curah hujan kumulatif -996 mm, sedangkan IOD negatif 2022 menghasilkan
surplus +887 mm dengan pengaruh optimal pada lag 3 bulan (r = -0.87). SPL
perairan barat Sumatera berkorelasi positif signifikan dengan curah hujan harian,
mengonfirmasi peran SPL sebagai mediator mekanisme IOD terhadap curah hujan
regional. MJO berkontribusi pada skala intraseasonal dengan jeda waktu optimal
5–25 hari dan memperkuat pengaruh IOD saat frekuensi fase 3–4 meningkat pada
kondisi IOD negatif. Penelitian ini mengonfirmasi IOD sebagai pengendali utama
iklim regional dan MJO sebagai prediktor curah hujan jangka pendek yang relevan
bagi pengembangan sistem peringatan dini bencana hidrometeorologi yang lebih
akurat di Indonesia.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: IOD, MJO, Suhu Permukaan Laut, Korelasi Lag, Sumatera-Jawa
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Oceanography
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 20 Jul 2026 06:03
Last Modified: 20 Jul 2026 06:03
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57092

Actions (login required)

View Item View Item