Search for collections on Undip Repository

Isolasi dan Karakterisasi Kapang Aspergillus spp. serta Analisis Kadar Aflatoksin Pada Biji Kopi Robusta (Coffea canephora) Pascapanen Natural dan Wine Fermentation

Br Ginting, Sofhia Marshelly (2026) Isolasi dan Karakterisasi Kapang Aspergillus spp. serta Analisis Kadar Aflatoksin Pada Biji Kopi Robusta (Coffea canephora) Pascapanen Natural dan Wine Fermentation. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of Sofhia Marshelly Br Ginting.zip] Archive
Sofhia Marshelly Br Ginting.zip
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy
[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (355kB)
[thumbnail of 2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf] Text
2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (253kB)
[thumbnail of 4. ABSTRAK.pdf] Text
4. ABSTRAK.pdf

Download (423kB)
[thumbnail of 5. ABSTRACT.pdf] Text
5. ABSTRACT.pdf

Download (422kB)
[thumbnail of 6. DAFTAR ISI.pdf] Text
6. DAFTAR ISI.pdf

Download (516kB)
[thumbnail of 10. BAB I PENDAHULUAN.pdf] Text
10. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (380kB)
[thumbnail of 15. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (574kB)

Abstract

Kopi robusta (Coffea canephora) merupakan salah satu komoditas perkebunan
penting di Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Namun, biji kopi
berpotensi mengalami kontaminasi kapang selama proses pascapanen, terutama
dari genus Aspergillus spp. yang diketahui mampu menghasilkan mikotoksin
berbahaya seperti aflatoksin. Keberadaan aflatoksin dalam bahan pangan menjadi
perhatian karena bersifat karsinogenik dan dapat menurunkan keamanan produk.
Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi kapang
Aspergillus spp. serta mendeteksi keberadaan aflatoksin pada biji kopi robusta yang
diproses menggunakan metode pascapanen natural dan wine fermentation. Isolasi
dilakukan menggunakan media DG18 dan diperoleh empat isolat, yaitu NS-1, NS-
2, WS-1, dan WS-2. Karakterisasi makroskopis menunjukkan variasi warna,
tekstur, diameter koloni, dan reverse colony, sedangkan karakterisasi mikroskopis
menunjukkan hifa bersepta, vesikel terminal, metula, fialid, dan rantai konidia yang
mengarah pada genus Aspergillus. Deteksi aflatoksin dilakukan menggunakan Thin
Layer Chromatography (TLC) dan dikonfirmasi dengan LC-MS/MS. Hasil TLC
menunjukkan adanya bercak fluoresen samar dengan nilai Rf 0,37 dan 0,50 pada
kedua sampel, namun tidak menunjukkan karakteristik khas aflatoksin. Hasil LCMS/MS menunjukkan aflatoksin B₁, B₂, G₁, dan G₂ tidak terdeteksi atau berada di
bawah limit of detection (LOD). Penelitian ini menunjukkan bahwa biji kopi
robusta pada kondisi penelitian tidak terdeteksi mengandung aflatoksin meskipun
ditemukan kapang yang teridentifikasi sebagai Aspergillus spp..
Kata kunci: Aflatoksin, Aspergillus spp., kopi robusta, LC-MS/MS, pascapanen kopi

(NO KETERSEDIAAN : 289/B.TEK/2026)

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Biotechnology
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 20 Jul 2026 04:04
Last Modified: 20 Jul 2026 04:04
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57067

Actions (login required)

View Item View Item