Aulya, Cindy Rahma (2026) Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Asam Laktat dari Bekasam Ikan Seluang (Rasbora spp.) serta Potensinya dalam. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
1. COVER.pdf Download (204kB) |
|
|
Text
3. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (103kB) |
|
|
Text
5. ABSTRAK.pdf Download (278kB) |
|
|
Text
6. ABSTRACT.pdf Download (278kB) |
|
|
Text
7. DAFTAR ISI.pdf Download (324kB) |
|
|
Text
11. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (292kB) |
|
|
Text
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (283kB) |
Abstract
GABA (gamma aminobutyric acid) merupakan asam amino non-protein
yang berperan sebagai neurotransmiter penghambat utama pada sistem saraf pusat
dan memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan. Salah satu mikroorganisme yang
diketahui mampu menghasilkan GABA adalah bakteri asam laktat (BAL) yang
berasal dari produk fermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan
mengkarakterisasi BAL dari bekasam ikan seluang (Rasbora spp.) serta
menganalisis potensinya dalam memproduksi GABA. Isolasi BAL dilakukan
menggunakan metode pengenceran bertingkat dan penanaman pada media de Man,
Rogosa, and Sharpe Agar (MRSA). Karakterisasi BAL dilakukan secara
makroskopis, mikroskopis, serta melalui uji katalase dan uji tipe fermentasi.
Deteksi GABA dilakukan menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT),
sedangkan analisis konsentrasi GABA dilakukan menggunakan spektrofotometer
pada panjang gelombang 570 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh
lima isolat BAL yaitu B1.1.12, B1.1.14, B1.1.24, B1.1.25, dan B1.1.26. Semua
isolat menunjukkan karakteristik BAL, yaitu berbentuk bulat, berwarna putih susu
dan krem, tepian rata, elevasi cembung, permukaan halus licin, Gram positif,
bentuk sel batang (bacil), katalase negatif, dan tergolong homofermentatif. Hasil
deteksi menggunakan metode KLT menunjukkan bahwa isolat B1.1.12 dan B1.1.24
mampu menghasilkan GABA pada perlakuan penambahan monosodium glutamat
(MSG) 2% (b/v) yang dapat dilihat dari kesamaan nilai Retention factor (Rf) dengan
standar GABA, yaitu Rf isolat B1.1.12 = 0,52, Rf isolat B1.1.24 = 0,51, dan Rf
standar GABA = 0,52. Konsentrasi GABA tertinggi pada isolat B1.1.12 diperoleh
pada inkubasi 40 jam sebesar 635 mg/L, sedangkan pada isolat B1.1.24 diperoleh
pada inkubasi 44 jam sebesar 588 mg/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BAL
dari bekasam ikan seluang berpotensi menghasilkan GABA.
Kata kunci: Bakteri asam laktat, Bekasam, GABA, KLT
(NO KETERSEDIAAN : 287/B.TEK/2026)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biotechnology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 03:49 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 03:49 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57060 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
