Maulidya, Shaula Dzikra (2026) Eksplorasi dan Analisis Pati Sensitif Amilase dari Tanaman di KHDTK Wanadipa Undip pada Variasi Konsentrasi Substrat, Suhu, dan Waktu Inkubasi. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Shaula Dzikra Maulidya.zip Restricted to Repository staff only Download (8MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. COVER.pdf Download (207kB) |
|
|
Text
3. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (168kB) |
|
|
Text
4. ABSTRAK.pdf Download (281kB) |
|
|
Text
5. ABSTRACT .pdf Download (284kB) |
|
|
Text
6. DAFTAR ISI.pdf Download (381kB) |
|
|
Text
10. BAB I PENDAHULUAN .pdf Download (562kB) |
|
|
Text
15. DAFTAR PUSTAKA .pdf Download (319kB) |
Abstract
Pati sensitif amilase merupakan fraksi pati yang mudah terhidrolisis oleh
enzim α-amilase, sehingga dikategorikan sebagai Rapidly Digestible Starch
(RDS) yang mampu dikonversi menjadi glukosa dalam waktu singkat.
Karakteristik ini menjadikan pati sensitif amilase berpotensi sebagai rapid
energy supply bagi tubuh, khususnya dalam pengembangan produk pangan
untuk olahraga (sports nutrition). Meskipun Indonesia memiliki beragam
sumber pati lokal, karakteristik pati sensitif amilase dari tanaman lokal,
khususnya yang berasal dari KHDTK Wanadipa Undip, masih belum banyak
dikaji. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dan menganalisis pati sensitif
amilase dari tanaman lokal untuk memperoleh kandidat pati terbaik berdasarkan
variasi suhu, waktu inkubasi, dan konsentrasi substrat. Metode penelitian ini
diawali dengan pengambilan empat sumber pati lokal yaitu singkong ketan
(Manihot esculenta Crantz), ubi ungu (Ipomoea batatas), kimpul (Xanthosoma
sagittifolium (L.) Schott), dan jagung gigi kuda (Zea mays), dilanjutkan dengan
ekstraksi dan uji hidrolisis awal pati menggunakan α-amilase untuk
mendapatkan kandidat pati terbaik. Kemudian dilanjutkan dengan variasi
konsentrasi substrat (0,5–2,5% b/v), suhu inkubasi (30–50°C), dan waktu
inkubasi (5–25 menit). Kadar glukosa dianalisis menggunakan metode DNS
pada panjang gelombang 540 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
singkong ketan merupakan pati sensitif amilase terbaik dengan kadar glukosa
tertinggi sebesar 1,66 mg, persentase hidrolisis (8,29%), dan nilai RDS (5,71%).
Kondisi hidrolisis terbaik diperoleh pada suhu 35°C dengan persentase hidrolisis
(20,36%), konsentrasi substrat 0,5% sebesar (29,80%), dan waktu inkubasi 25
menit sebesar (7,61%).
(NO KETERSEDIAAN : 284/B.TEK/2026)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biotechnology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 03:13 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 03:13 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57046 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
