Kurnia, Muhammad (2026) Analisis Komunitas Bakteri Kerang Hijau Perairan Tambak Lorok Berbasis Metabarcoding 16S rRNA dan Prediksi Gen Berpotensi Bioremediasi Pb dan Cu. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Muhammad Rendy Kurnia.zip Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. COVER.pdf Download (101kB) |
|
|
Text
2. HALAMAN PENGESAHAN I.pdf Download (77kB) |
|
|
Text
3. HALAMAN PENGESAHAN II.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
5. ABSTRAK.pdf Download (116kB) |
|
|
Text
6. ABSTRACT.pdf Download (116kB) |
|
|
Text
7. DAFTAR ISI.pdf Download (173kB) |
|
|
Text
11. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (155kB) |
|
|
Text
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (214kB) |
Abstract
Pencemaran logam berat timbal (Pb) dan tembaga (Cu) di kawasan
budidaya kerang hijau (Perna viridis) Tambak Lorok, Semarang, lokasinya yang
berdekatan dengan Pelabuhan Tanjung Mas. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui tingkat pencemaran Pb dan Cu, menganalisis biodiversitas komunitas
bakteri simbion kerang hijau melalui pendekatan metabarcoding 16S rRNA, serta
memprediksi potensi gen bioremediasi logam berat menggunakan analisis
bioinformatika PICRUSt2. Sampel kerang hijau dikoleksi dari Tambak Lorok dan
konsentrasi logam berat diukur menggunakan metode Atomic Absorption
Spectrophotometry (AAS). DNA total diisolasi dari jaringan kerang, diamplifikasi
pada region V3-V4 gen 16S rRNA, dan disekuensing menggunakan platform NextGeneration Sequencing (NGS) Illumina. Data sekuens diproses dengan pipeline
DADA2 untuk menghasilkan Amplicon Sequence Variants (ASV), dilanjutkan
analisis diversitas, komposisi taksonomi, dan prediksi fungsional. Hasil
pengukuran menunjukkan konsentrasi Pb di perairan sebesar 1,6 mg/L dan Cu
sebesar 0,22 mg/L, keduanya melampaui baku mutu air laut untuk biota (0,008
mg/L). Kandungan Pb pada jaringan kerang mencapai 9,14 mg/kg melebihi batas
maksimum SNI dan Cu sebesar 6,5 mg/kg melebihi batas maksimum FAO. Analisis
komposisi taksonomi mengungkap dominasi filum Bacillota, Bacteroidota,
Actinomycetota, dan Pseudomonadota. Prediksi fungsional PICRUSt2 berhasil
mengidentifikasi gen Metallothionein sebagai mekanisme bioremediasi logam
berat Pb dan Cu pada komunitas bakteri simbion kerang hijau. Hasil amplifikasi
PCR memperkuat temuan bahwa bakteri simbion kerang hijau di Tambak Lorok
memiliki potensi sebagai agen bioremediasi logam berat Pb dan Cu
Kata kunci: Kerang Hijau, Logam Berat, Metabarcoding, Bioremediasi,
(NO KETERSEDIAAN : 280/B.TEK/2026)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biotechnology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 02:56 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 02:56 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57035 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
