Sasalancana, Benaya Mahottama (2026) PRAKTIK KONSUMSI DAN STATUS SOSIAL DALAM KOMUNITAS PECINTA DIECAST GANTUNGAN SEMARANG. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.
|
Text
SA641 BENAYA M.S 13040219140113 OK_1.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
SA641 BENAYA M.S 13040219140113 OK_2.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
SA641 BENAYA M.S 13040219140113 OK_3.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
SA641 BENAYA M.S 13040219140113 OK_4.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
SA641 BENAYA M.S 13040219140113 OK.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Hobi dalam kehidupan modern yang sibuk dan serba cepat ini telah menjadi
bagian dari hiburan masyarakat kelas menengah untuk melepas penat. Kebutuhan
hiburan ini dilakukan dengan mengonsumsi benda-benda hobi seperti diecast yang
mampu memenuhi kesenangan pribadi. Hal ini dilakukan setelah kebutuhan
hierarki manusia terpenuhi, sehingga hobi dipilih sebagai wujud dari pemenuh
kebutuhan ego dan aktualisasi diri. Penelitian ini berusaha mendeskripsikan praktik
konsumsi hobi diecast dan memahami koleksi diecast sebagai representasi
sekaligus sarana negosiasi prestise yang berlangsung dalam komunitas Pecinta
Diecast Gantungan Semarang. Menggunakan teori Leisure Class yang dicetuskan
oleh Thorstein Bunde Veblen tentang bagaimana status sosial diproduksi,
dipertahankan, dan dipertontonkan melalui mekanisme perbandingan sosial.
Penulis berfokus pada pengamatan dan mempelajari makna-makna yang bersumber
dari partisipan secara menyeluruh sehingga digunakan metode kualitatif deskriptif
analitik. Didapati bahwa koleksi-koleksi diecast langka/eksklusif dapat digunakan
sebagai penanda status sosial yang secara tidak langsung ditampilkan dalam
kegiatan komunitas. Konsumsi ditunjukkan melalui aktivitas membeli,
mengumpulkan, menampilkan koleksi diecast kepada sesama penggemar maupun
masyarakat umum. Hasil penelitian menjelaskan bahwa kebutuhan untuk mencapai
kepuasan diperoleh secara sosial melalui kepemilikan diecast langka/eksklusif yang
ditampilkan dalam kopdar dan pameran. Komunitas hobi sebagai arena pertukaran
nilai dan simbol memampukan anggotanya untuk mendapatkan prestise dari
kepemilikan diecast langka/eksklusif. Penampilan koleksi diecast secara mencolok
dalam kopdar dan pameran komunitas merupakan wujud praktik konsumsi dan
penanda prestise yang telah dinegosiasikan secara simbolik.
Kata kunci: diecast, komunitas, kopdar, praktik konsumsi, prestise
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | diecast, komunitas, kopdar, praktik konsumsi, prestise |
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy |
| Depositing User: | Tugirin |
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 02:18 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 02:18 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57020 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
