PATTIKAWA, Adinda Mentari Permata Assyifa (2026) Studi Pengaruh Iradiasi Gamma terhadap Karakteristik Mekanik Material Fantom 3D Printing Berbasis Resin Fotopolimer untuk Aplikasi Iradiasi Industri. Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Sains dan Matematika.
|
Archive (FULL TEXT)
bebasperpustakaan_adindamentaripermataassyifapattikawa.zip Restricted to Repository staff only Download (11MB) | Request a copy |
|
|
Text
1 - Cover.pdf Download (620kB) |
|
|
Text
4 - Lembar Pengesahan Skripsi.pdf Download (286kB) |
|
|
Text
6 - Kata Pengantar.pdf Download (611kB) |
|
|
Text
7 - Daftar Isi.pdf Download (544kB) |
|
|
Text
12 - Abstrak.pdf Download (544kB) |
|
|
Text
13 - Abstract.pdf Download (532kB) |
|
|
Text
14 - Bab I Pendahuluan.pdf Download (682kB) |
|
|
Text
19 - Daftar Pustaka.pdf Download (569kB) |
Abstract
Teknologi 3D printing telah diaplikasikan di berbagai bidang karena
kemampuannya menghasilkan objek dengan desain kompleks, presisi tinggi, dan
efisiensi material. Salah satu metode yang banyak digunakan adalah
Stereolithography Apparatus (SLA), yang mampu menghasilkan kualitas cetak
dengan resolusi yang lebih baik dibandingkan beberapa metode 3D printing
lainnya. Selain itu, proses fabrikasinya relatif mudah dan ekonomis, sehingga
membuka berbagai peluang pemanfaatan teknologi ini. Salah satu aplikasinya
adalah pembuatan fantom untuk keperluan fitosanitari. Oleh karena itu, penelitian
ini dilakukan untuk menganalisis sifat mekanik resin fotopolimer sebagai kandidat
material fantom fitosanitari setelah paparan iradiasi gamma. Tiga jenis resin
fotopolimer, yaitu resin Standard, Plant-Based, dan High Clear, dicetak
menggunakan metode SLA dan diiradiasi gamma Co-60 pada dosis 0, 200, 400,
600, 1000, 1500, dan 50.000 Gy. Karakterisasi dilakukan melalui pengujian tarik
dengan lima kali pengulangan pada setiap variasi dosis untuk memperoleh nilai
kekuatan tarik, modulus tarik, dan perpanjangan saat putus (elongasi). Hasil
penelitian menunjukkan bahwa ketiga resin memiliki pola respons yang serupa
terhadap peningkatan dosis iradiasi. Pada dosis tinggi (50 kGy) terjadi peningkatan
kekuatan tarik dan modulus tarik, masing-masing dari sekitar 45 MPa menjadi 67
MPa dan dari 2011 MPa menjadi 2728 MPa pada resin Standard, serta penurunan
elongasi dari sekitar 7% menjadi 5%, yang mengindikasikan dominasi mekanisme
cross-linking pada dosis tinggi. Di antara ketiga material yang diuji, resin Standard
menunjukkan performa mekanik terbaik setelah iradiasi, ditandai dengan kekuatan
tarik dan modulus tarik tertinggi serta kestabilan elongasi yang lebih baik
dibandingkan resin Plant-Based (33 MPa menjadi 47 MPa dan 6% menjadi 3%)
dan High Clear (40 MPa menjadi 53 MPa dan 10% menjadi 5%). Dengan demikian,
resin Standard dinilai paling potensial untuk digunakan sebagai material fantom
fitosanitari.
Kata Kunci : Iradiasi Gamma, 3D Printing, Stereolithography Apparatus (SLA),
Uji Tarik, Fantom
(NO. KETERSEDIAAN : 2218/D/2026)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Physics |
| Depositing User: | Yemima Laras Sekarsari |
| Date Deposited: | 17 Jul 2026 09:07 |
| Last Modified: | 17 Jul 2026 09:07 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57002 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
