Search for collections on Undip Repository

PERBEDAAN HASIL 6-MINUTE WALK TEST (6MWT) SEBAGAI INDIKATOR KEBUGARAN KARDIOVASKULAR PADA ANAK SMP DI DATARAN TINGGI DAN DATARAN RENDAH

Gagarani, Yumeina and Soetadji, Anindita and Pratiwi, Rina (2026) PERBEDAAN HASIL 6-MINUTE WALK TEST (6MWT) SEBAGAI INDIKATOR KEBUGARAN KARDIOVASKULAR PADA ANAK SMP DI DATARAN TINGGI DAN DATARAN RENDAH. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of YUMEINA GAGARANI - 22040321310014 - ABSTRAK] Text (YUMEINA GAGARANI - 22040321310014 - ABSTRAK)
YUMEINA GAGARANI - 22040321310014 - ABSTRAK.pdf

Download (218kB)

Abstract

Latar belakang: Kebugaran kardiovaskular anak dapat dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, status gizi, derajat anemia dan lingkungan. Data kebugaran kardiovaskular berdasarkan ketinggian wilayah pada anak SMP di Indonesia masih terbatas.
Tujuan: Menganalisis kebugaran kardiovaskular pada anak SMP di dataran tinggi dan rendah dengan menggunakan 6-Minute Walk Test (6MWT)
Metode: Penelitian kasus kontrol dengan 122 anak SMP usia 12–14 tahun sebagai subjek penelitian yang tinggal minimal dua tahun di dataran tinggi (n= 64 siswa) atau dataran rendah (n=58 siswa). Lokasi penelitian di dataran tinggi dengan ketinggian 1200 mdpl (Wonosobo) dan dataran rendah <200 mdpl (Semarang). Parameter kebugaran kardiovaskular yang dinilai adalah jarak 6MWT dan estimasi VO2 max. Faktor faktor risiko yang dapat memengaruhi kebugaran kardiovaskular yaitu usia, jenis kelamin, status gizi, aktivitas fisik, derajat anemia dan paparan asap rokok. Terdapatnya perbedaan kebubgaran kardiovaskular dinalisis menggunakan uji beda, faktor risiko dan perancu dianalisis dengan uji chi-square dan MANCOVA.
Hasil: Jarak 6MWT dan estimasi VO2 max lebih tinggi pada anak dataran tinggi dibandingkan dataran rendah (455,4 m vs 383 m; p<0,01 dan 25,53±3,37 vs 21±4.34 mL/kg/menit; p <0,01). Titik potong 6MWT sebesar 436 meter memiliki sensitivitas 56,3% dan spesifisitas 69%. Anak di dataran rendah berpeluang 7,3 kali lebih besar untuk tidak bugar (OR 7,3; 95%CI 3,2–16,6; p=0,0001). Aktivitas fisik dapat memengaruhi kebugaran kardiovaskular (p<0,01).
Kesimpulan: Kebugaran kardiovaskular pada anak usia 12-14 tahun di dataran tinggi lebih baik dibandingkan dataran rendah. Aktivitas fisik turut memengaruhi kebugaran kardiovaskular.

Kata kunci: 6MWT, kebugaran kardiovaskular, dataran tinggi, dataran rendah.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: 6MWT, kebugaran kardiovaskular, dataran tinggi, dataran rendah.
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 17 Jul 2026 07:04
Last Modified: 17 Jul 2026 07:04
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/56937

Actions (login required)

View Item View Item