Search for collections on Undip Repository

KARAKTERISASI DAN EVALUASI SEPULUH GENOTIPE MELON (Cucumis melo L.) GENERASI SELFING KEDUA

Aulia, Nisa Adzkiaul (2026) KARAKTERISASI DAN EVALUASI SEPULUH GENOTIPE MELON (Cucumis melo L.) GENERASI SELFING KEDUA. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[thumbnail of SKRIPSI_NISA ADZKIAUL AULIA_COVER - BAB3.pdf] Text
SKRIPSI_NISA ADZKIAUL AULIA_COVER - BAB3.pdf - Published Version

Download (787kB)
[thumbnail of SKRIPSI_NISA ADZKIAUL AULIA_LAMPIRAN - BIODATA.pdf] Text
SKRIPSI_NISA ADZKIAUL AULIA_LAMPIRAN - BIODATA.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[thumbnail of SKRIPSI_NISA ADZKIAUL AULIA_BAB 4 - DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
SKRIPSI_NISA ADZKIAUL AULIA_BAB 4 - DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (571kB) | Request a copy

Abstract

Buah melon memiliki harga jual tinggi dan prospek baik, sehingga perlu dikembangkan melalui produksi benih hibrida dalam negeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keragaman karakter dan tingkat homogenitas sepuluh genotipe melon generasi selfing kedua (S2) sebagai landasan pengembangan varietas hibrida. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga ulangan sehingga didapatkan 30 unit percobaan. Data yang diperoleh dilakukan analisis ragam ANOVA dan setiap parameter yang signifikan akan dilanjut dengan uji Beda Nyata Jujur 5%. Penelitian ini mengkaji parameter kualitatif dan kuantitatif, termasuk komponen hasil dan kualitas buah. Hasil analisis menunjukkan bahwa karakter ketebalan daging buah (66,35%), luas helai daun (60,65%), dan kadar gula/BRIX (55,04%) memiliki nilai heritabilitas tinggi, sehingga sangat efektif untuk dijadikan parameter seleksi karena sifatnya yang stabil diwariskan. Evaluasi homogenitas membuktikan mayoritas genotipe S2 telah sangat seragam dengan nilai Koefisien Keragaman (KK) < 5%. Genotipe S2-ME dan S2-BJ diidentifikasi sebagai kandidat utama, sementara analisis dendrogram mengungkapkan jarak genetik terjauh antara genotipe S2-ME dan S2-PL yang berpotensi maksimal dalam menghasilkan efek heterosis pada persilangan hibrida.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Animal and Agricultural Sciences
Divisions: Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Agroecotechnology
Depositing User: S1 Agroekoteknologi Undip
Date Deposited: 16 Jul 2026 08:46
Last Modified: 16 Jul 2026 08:46
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/56922

Actions (login required)

View Item View Item