Search for collections on Undip Repository

KOMUNITAS HARAPAN SEMARANG: MEMAHAMI KERENTANAN KOTA MELALUI ANAK-ANAK

Sinambela, Xrij Dianita (2026) KOMUNITAS HARAPAN SEMARANG: MEMAHAMI KERENTANAN KOTA MELALUI ANAK-ANAK. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.

[thumbnail of SA637 Xrij Dianita Sinambela 13040222120030 OK_1.pdf] Text
SA637 Xrij Dianita Sinambela 13040222120030 OK_1.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of SA637 Xrij Dianita Sinambela 13040222120030 OK_2.pdf] Text
SA637 Xrij Dianita Sinambela 13040222120030 OK_2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of SA637 Xrij Dianita Sinambela 13040222120030 OK_3.pdf] Text
SA637 Xrij Dianita Sinambela 13040222120030 OK_3.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of SA637 Xrij Dianita Sinambela 13040222120030 OK_4.pdf] Text
SA637 Xrij Dianita Sinambela 13040222120030 OK_4.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of SA637 Xrij Dianita Sinambela 13040222120030 OK.pdf] Text
SA637 Xrij Dianita Sinambela 13040222120030 OK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Pembangunan kota yang terus berkembang menyebabkan perubahan fungsi ruang,
kepadatan permukiman, serta terbatasnya ruang bermain dan belajar anak.
Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pembangunan kota
memengaruhi ruang hidup anak serta bagaimana anak-anak merefleksikan kondisi
tersebut melalui gambar lingkungan hunian yang mereka inginkan. Penelitian ini
menggunakan metode etnografi dengan teknik observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Analisis penelitian menggunakan konsep gentrifikasi serta konsep
refleksivitas untuk memahami bagaimana anak-anak memaknai dan merefleksikan
lingkungan tempat tinggal mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pembangunan kota di kawasan Kampung Sumeneban, Semarang menyebabkan
keterbatasan ruang hidup anak, seperti minimnya ruang terbuka hijau, kepadatan
permukiman, pencemaran lingkungan, dan terbatasnya ruang bermain serta belajar
yang layak. Anak-anak menggambarkan lingkungan yang lebih bersih, luas,
memiliki ruang hijau, sungai yang tidak tercemar, serta rumah yang lebih nyaman
dan tidak padat. Temuan ini menunjukkan bahwa anak-anak memiliki kesadaran
terhadap kondisi lingkungan sosial di sekitarnya dan mampu merefleksikan
kerentanan perkotaan berdasarkan pengalaman sehari-hari mereka. Selain itu,
penelitian ini juga menemukan bahwa Komunitas Harapan Semarang berperan
sebagai ruang alternatif bagi anak-anak di tengah keterbatasan ruang hidup
perkotaan. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa anak-anak bukan
hanya objek dari Pembangunan kota, tetapi juga aktor sosial yang mampu
memaknai dan merefleksikan kondisi lingkungan perkotaan yang mereka alami.
Kata kunci: kerentanan perkotaan, gentrifikasi, refleksivitas, anak-anak,
Komunitas Harapan Semarang.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: kerentanan perkotaan, gentrifikasi, refleksivitas, anak-anak, Komunitas Harapan Semarang.
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy
Depositing User: Tugirin
Date Deposited: 16 Jul 2026 03:44
Last Modified: 16 Jul 2026 03:44
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/56845

Actions (login required)

View Item View Item