ARJOWO, Yoko Stepanus (2019) DUALISME DALAM MEMAKNAI KEPATUHAN PAJAK PADA GEREJA: PERINTAH TUHAN VERSUS LAYANAN UMAT. Masters thesis, UNDIP: Fakultas Ekonomika dan Bisnis.
|
Text (Cover)
1.T-Cover-12030117410003.pdf - Published Version Download (471kB) |
|
|
Text (Abstrak (Inggris))
4.T-Abstrak (Inggris)-12030117410003.pdf - Published Version Download (357kB) |
|
|
Text (Abstrak (Indonesia))
5.T-Abstrak (Indonesia)-12030117410003.pdf - Published Version Download (356kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6.T-Daftar Isi-12030117410003.pdf - Published Version Download (373kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
12.T-Daftar Pustaka-12030117410003.pdf - Published Version Download (600kB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16.T-Fulltext PDF Bookmarks-12030117410003.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Pajak merupakan salah satu sumber pendapatan bagi negara. Kepatuhan pajak
merupakan kunci agar pendapatan negara meningkat. Gereja kristen merupakan salah
satu wajib pajak yang harus taat pada aturan perpajakan. Pada penelitian-penelitian
sebelumnya hanya mengulas dan berfokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi
kepatuhan pajak gereja, dan menjelaskan bagaimana nilai religiusitas berpengaruh
terhadap kepatuhan pajak. Sebagian besar penelitian terdahulu belum mengulas
tentang dualisme makna dalam memaknai perpajakan pada gereja kristen, serta
bagaimana peranan professional judgment dalam memberikan pendapat ketika gereja
kristen akan memaknai pajak.
Paradigma interpretif dengan pendekatan kualitatif dan metode fenomenologi
digunakan dalam penelitian ini. Penggunaan paradigma interpretif untuk mengetahui
makna dari suatu tidakan yang dilakukan gereja terkait dengan perpajakan. In depth
interview dilakukan pada para informan yang ada digereja, baik itu pendeta,
bendahara, staff gereja atau pendeta pembantu. Analisis data dan fenomena penelitian
diperoleh melalui proses open coding, axial coding dan selective coding (Strauss,
2013). Perspektif Decoupling digunakan sebagai lensa untuk membahas fenomena
utama dalam penelitian ini.
Penelitian ini menunjukkan bahwa didalam gereja kristen ada dualisme makna
dalam memaknai perpajakan. Makna yang pertama adalah pajak sebagai perintah
Tuhan, sedangkan makna yang kedua adalah layanan umat tidak layak untuk dikenai
pajak. Gereja kristen ketika akan memaknai pajak sebagai printah Tuhan atau layanan
umat selalu meminta pendapat professional judgment, sehingga professional judgment
memiliki peranan yang penting dalam kepatuhan pajak gereja kristen.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kepatuhan Pajak, Dualisme Makna, Professional Judgment, Decoupling. |
| Subjects: | Economics and Business > Accounting Economics and Business |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Master Program in Accounting |
| Depositing User: | gunawan kusmantyo |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 03:22 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 03:22 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/56833 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
