Puspita, Adinda Ratna and Hardaningsih, Galuh and Soetadji, Anindita (2026) Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Peningkatan Pertumbuhan Pasca Operasi Korektif pada Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan Asianotik dan Sianotik. Masters thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (Abstrak Tesis Adinda)
Abstrak indonesia inggris adinda.pdf Download (197kB) |
Abstract
Latar belakang: Penyakit jantung bawaan (PJB) dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan pada anak. Operasi korektif diharapkan memperbaiki kondisi hemodinamik sehingga mendukung terjadinya catch-up growth.
Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan peningkatan pertumbuhan anak PJB asianotik dan sianotik setelah operasi korektif.
Metode: Penelitian kohort retrospektif dilakukan pada 72 anak usia 1–18 tahun dengan PJB yang menjalani operasi korektif di RSUP Dr. Kariadi Semarang periode 2021–2025, terdiri atas 36 pasien sianotik dan 36 asianotik. Faktor risiko yang diteliti meliputi jenis PJB, usia saat operasi, status gizi saat operasi, kadar Hb, hipertensi pulmonal, dan lama pemulihan pasca operasi. Peningkatan pertumbuhan (catch-up growth) dinilai dengan peningkatan skor weight-for-age z-score (WAZ) enam bulan pasca operasi dibandingkan dengan sebelum operasi. Analisis menggunakan uji X2 atau Fisher exact, dilanjutkan dengan regresi logistik multivariat.
Hasil Penelitian: Median usia saat operasi adalah 84 bulan (27–214 bulan). Subjek yang mengalami catch-up growth sebesar 70,8%. Faktor risiko pada penelitian ini tidak terbukti berhubungan dengan terjadinya catch-up growth pada kelompok PJB sianotik. Status gizi kurang/buruk serta hipertensi pulmonal terbukti berhubungan dengan terjadinya catch-up growth pasca operasi pada kelompok PJB asianotik left to right shunt (RR 1,80; 95% CI 1,16–2,79; p=0,027 dan RR 2,85; 95% CI 1,24–9,71; p=0,036; secara berurutan).
Kesimpulan: Operasi korektif memperbaiki pertumbuhan anak dengan PJB asianotik dan sianotik. Faktor yang berhubungan dengan peningkatan pertumbuhan pasca operasi koreksi pada PJB asianotik left to right shunt adalah status gizi kurang/buruk dan hipertensi pulmonal.
Kata kunci: penyakit jantung bawaan, operasi korektif, pertumbuhan, catch-up growth, status gizi, hipertensi pulmonal
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | penyakit jantung bawaan, operasi korektif, pertumbuhan, catch-up growth, status gizi, hipertensi pulmonal |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 02:30 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 02:30 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/56791 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
