RAHMAN, Muhammad Arif (2026) Analisis Pengaruh Grid Size Pada Perhitungan Dosis Anisotropic Analytical Algorithm Perencanaan 3D-CRT Kanker Serviks. Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Sains dan Matematika.
|
Archive (FULL TEXT)
Skripsi_Muhammad Arif Rahman_Fisika.zip Restricted to Repository staff only Download (14MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. HALAMAN JUDUL.pdf Download (244kB) |
|
|
Text
3. PERNYATAAN ORISINALITAS.pdf Download (195kB) |
|
|
Text
4. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (304kB) |
|
|
Text
6. HALAMAN KATA PENGANTAR.pdf Download (147kB) |
|
|
Text
7. DAFTAR ISI.pdf Download (130kB) |
|
|
Text
12. HALAMAN ABSTRAK.pdf Download (120kB) |
|
|
Text
13. HALAMAN ABSTRACT.pdf Download (120kB) |
|
|
Text
14. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (137kB) |
|
|
Text
19. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (131kB) |
Abstract
Radioterapi merupakan salah satu metode utama dalam penanganan kanker serviks.
Dalam perencanaan radioterapi menggunakan Treatment Planning System (TPS),
calculation grid size berperan dalam menentukan resolusi spasial pada proses
perhitungan distribusi dosis yang dapat memengaruhi akurasi dosimetri dan waktu
komputasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi grid size
terhadap kualitas distribusi dosis pada Planning Target Volume (PTV), dosis pada
Organ At Risk (OAR), serta waktu komputasi pada perencanaan radioterapi kanker
serviks menggunakan teknik 3D-CRT berbasis algoritma Anisotropic Analytical
Algorithm (AAA). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain
eksperimental berbasis simulasi (in-silico) menggunakan sepuluh rencana terapi
pasien kanker serviks yang dihitung dengan variasi grid size 1 mm, 2,5 mm, dan 5
mm pada TPS Eclipse. Parameter yang dianalisis meliputi Conformity Index (CI),
Homogeneity Index (HI), dosis OAR pada rektum dan kandung kemih, serta waktu
komputasi. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa variasi grid size
memberikan pengaruh signifikan terhadap nilai CI (p = 0,038) dan waktu komputasi
(p < 0,001), namun tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap nilai HI (p =
0,150). Seluruh rencana terapi masih memenuhi batas clinical goals OAR yang
ditetapkan. Penggunaan grid size yang lebih kecil menghasilkan kualitas distribusi
dosis yang lebih baik, namun membutuhkan waktu komputasi yang lebih lama
dibandingkan grid size yang lebih besar. Berdasarkan keseimbangan antara kualitas
distribusi dosis dan efisiensi komputasi, grid size 2,5 mm direkomendasikan
sebagai ukuran yang paling optimal untuk perencanaan rutin radioterapi kanker
serviks teknik 3D-CRT berbasis algoritma AAA.
Kata kunci: Radioterapi, Kanker Serviks, Calculation Grid Size, 3D-CRT.
(NO. KETERSEDIAAN : 2190/D/2026)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Physics |
| Depositing User: | Yemima Laras Sekarsari |
| Date Deposited: | 15 Jul 2026 08:28 |
| Last Modified: | 15 Jul 2026 08:28 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/56788 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
