Keisha, Alya Fahimah (2026) KEHILANGAN BAHAN ORGANIK DAN PRODUKSI GAS SECARA IN VITRO DARI PAKAN RUMINANSIA DENGAN BERBAGAI SUMBER SERAT. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
Skripsi_Alya_2026 BAB 1-3.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
Skripsi_Alya_2026 BAB 4 - DAPUS.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (251kB) |
|
|
Text
Skripsi_Alya_2026 LAMPIRAN - BIODATA.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (411kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kehilangan bahan organik dan
produksi gas secara in vitro dari pakan komplit dengan berbagai sumber serat, yaitu
rumput odot, daun jati, dan daun akasia. Penelitian berlangsung pada bulan Mei–
Juli 2025 di Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Pakan, Fakultas Peternakan dan
Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang.
Percobaan dilakukan menggunakan metode in vitro dengan rancangan acak
lengkap yang terdiri dari 3 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan meliputi P1 = pakan
komplit dengan sumber serat rumput odot, P2 = pakan komplit dengan sumber serat
daun jati, dan P3 = pakan komplit dengan sumber serat daun akasia. Setiap pakan
diformulasikan dengan kandungan PK ±14% dan TDN ±70%. Produksi gas diukur
dengan metode Menke dan Steingass (1988) dengan menimbang sampel sebanyak
0,2 g, sampel dimasukkan dalam syringe fermentor dengan penambahan 10 mL
cairan rumen dan 20 mL larutan McDougall, kemudian diinkubasi selama 48 jam
pada suhu 39°C. Pembacaan produksi gas dilakukan pada jam ke-2, 4, 8, 12, 16, 24,
36, dan 48. Parameter yang diamati meliputi kehilangan bahan organik (KBO),
produksi gas total, fraksi a (potensi produksi gas dari fraksi larut), fraksi b (potensi
produksi gas dari fraksi potensial terdegradasi), dan laju produksi gas (c). Data
dianalisis menggunakan analisis ragam pada taraf signifikansi 5% dan dilanjutkan
uji Duncan jika ditemukan pengaruh perlakuan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan berbagai sumber serat
dalam pakan komplit berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap KBO, produksi gas
total, fraksi a, dan fraksi b, namun tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap nilai
c. Nilai KBO dan produksi gas total tertinggi diperoleh pada P1 (rumput odot) yaitu
0,140 g dan 64,5 mL, sedangkan terendah pada P3 (daun akasia) untuk KBO sebesar
0,100 g dan pada P2 (daun jati) untuk produksi gas sebesar 53,5 mL. Fraksi a
tertinggi terdapat pada P2 (4,90 mL), fraksi b tertinggi pada P1 (62,15 mL), dan
nilai c tertinggi pada P3 (6,79 h⁻¹). Rendahnya KBO dan produksi gas pada daun
jati dan akasia diduga dipengaruhi oleh kandungan tanin terkondensasi yang lebih
tinggi dibandingkan rumput odot, sehingga menurunkan aktivitas fermentasi
mikroba rumen, sedangkan rumput odot dengan tanin lebih rendah menghasilkan
fermentasi lebih optimal.
Simpulan dari penelitian ini penggunaan berbagai sumber serat pada pakan
komplit memberikan respons berbeda terhadap nilai kehilangan bahan organik dan
produksi gas secara in vitro, di mana perlakuan sumber serat P1 menghasilkan nilai
KBO dan produksi gas total tertinggi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Animal and Agricultural Sciences |
| Divisions: | Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture |
| Depositing User: | S1 Peternakan Undip |
| Date Deposited: | 15 Jul 2026 07:39 |
| Last Modified: | 15 Jul 2026 07:39 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/56770 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
