Simatupang, Christy Beelyada and Prasetyo, Anggun Resdasari (2026) HUBUNGAN CLAN CULTURE DENGAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOUR PADA ORGANISASI MAHASISWA NON PROFIT X DI JAWA TENGAH. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
Christy Beelyada S_15000122140212_Skripsi (Revisi) - REPOSITORY.pdf Download (461kB) |
Abstract
Organisasi mahasiswa sering menghadapi berbagai tantangan dalam pelaksanaanya, khususnya pada organisasi non-profit yang anggotanya bekerja secara sukarela. Dalam konteks ini, budaya organisasi menjadai salah satu faktor yang dapat memengaruhi perilaku anggota, terutama perilaku sukarela di luar tugas formal yang dikenal sebagai Organizational Citizenship Behaviour (OCB). Beberapa penelitian terdahulu menunjukkan adanya hubungan antara budaya organisasi dengan Organizational Citizenship Behaviour (OCB), namun terdapat pula hasil yang tidak konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara clan culture dengan Organizational Citizenship Behaviour (OCB) pada anggota organisasi non-profit X di Semarang. Pengambilan data dilakukan terhadap 100 anggota organisasi X di Semarang dengan menggunakan teknik convenience sampling. Pengumpulan data menggunakan dua skala psikologi, yaitu skala clan culture yang terdiri dari 23 item (α = 0,901) dan skala Organizational Citizenship Behaviour (OCB) yang terdiri dari 25 item (α = 0,931). Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis regresi sederhana. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara clan culture dengan Organizational Citizenship Behaviour (OCB) dengan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,265 dan nilai signifikansi p = 0,010 (p < 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,070 menunjukkan bahwa clan culture memberikan
kontribusi sebesar 7% terhadap Organizational Citizenship Behaviour (OCB), sehingga hubungan yang terbentuk tergolong lemah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat kecenderungan hubungan positif antara Clan Culture dengan Organizational Citizenship Behaviour (OCB), hubunagn tersebut tidak signifikan secara statistik, sehingga clan culture bukan merupakan
faktor utama yang memengaruhi Organizational Citizenship Behaviour (OCB) pada anggota organisasi non-profit X di Semarang
Kata kunci: clan culture, organizational citizenship behaviour, non-profit organization
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Psychology |
| Divisions: | Faculty of Psychology > Department of Psychology |
| Depositing User: | Fakultas Psikologi |
| Date Deposited: | 17 Jul 2026 03:36 |
| Last Modified: | 17 Jul 2026 03:43 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/56759 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
