Search for collections on Undip Repository

MAKNA SIMBOLIK KUCING DALAM KEPERCAYAAN PEMILIK: Studi Interpretatif Pada Enam Pemilik Kucing di Kota Semarang

Tahali, Riefdya Naura (2026) MAKNA SIMBOLIK KUCING DALAM KEPERCAYAAN PEMILIK: Studi Interpretatif Pada Enam Pemilik Kucing di Kota Semarang. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.

[thumbnail of SA649 RIEFDYA NAURA TAHALI 13040219120022 OK_1.pdf] Text
SA649 RIEFDYA NAURA TAHALI 13040219120022 OK_1.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of SA649 RIEFDYA NAURA TAHALI 13040219120022 OK_2.pdf] Text
SA649 RIEFDYA NAURA TAHALI 13040219120022 OK_2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of SA649 RIEFDYA NAURA TAHALI 13040219120022 OK_3.pdf] Text
SA649 RIEFDYA NAURA TAHALI 13040219120022 OK_3.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of SA649 RIEFDYA NAURA TAHALI 13040219120022 OK_4.pdf] Text
SA649 RIEFDYA NAURA TAHALI 13040219120022 OK_4.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of SA649 RIEFDYA NAURA TAHALI 13040219120022 OK.pdf] Text
SA649 RIEFDYA NAURA TAHALI 13040219120022 OK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Secara garis besar penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kepercayaan yang
meluas pada masyarakat Indonesia mengenai kucing yang menjadi perantara
datangnya rezeki dan keberkahan. Hal ini dipengaruhi oleh sejarah panjang kucing
sebagai pendamping manusia dalam kaitannya dengan kehidupan sosial dan
kebudayaan. Kucing sangat familiar dengan masyarakat Mesir Kuno, dikenal
sebagai Dewi Bastet yang disembah karena hadir sebagai representasi kesuburan,
kekuatan dan keadilan. Kemudian yang paling dekat dengan penelitian ini adalah
kepercayaan dalam Islam mengenai memperlakukan baik terhadap kucing
membawa keberkahan. Interpretatif simbolik milik Clifford Geertz merupakan
teori yang digunakan untuk mengkaji penelitian ini. Secara keseluruhan konsep
yang terdapat pada teori ini mencakup sistem pengetahuan (kognitif), sistem nilai
(evaluatif), dan sistem simbol (system of meaning). Melalui pengkajian ini, dapat
dilihat bahwa manusia memandang simbol sebagai suatu makna yang diwujudkan
dalam tindakan. Suatu makna terkonstruksi karena subjek mengaktifkan fungsi
simbol yaitu adanya dorongan dari motivasi dan suasana hati (mode of) yang
mempengaruhi pandangan untuk bertindak (mode for). Maka tindakan yang
dilakukan mempunyai makna yang berguna untuk menyikapi kehidupan. Penelitian
ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) pandangan informan sebagai subjek dalam
interaksi manusia-kucing terhadap kepercayaan kucing sebagai perantara rezeki
dan keberkahan, dan (2) Analisis interpretatif simbolik dari kucing berdasarkan data
temuan di lapangan. Hasil dari penelitian berupa kepercayaan dan makna simbolik
kucing yaitu kepercayaan bahwa kucing mampu menjadi perantara datangnya
rezeki dan keberkahan melalui pandangan yang dibentuk oleh mereka masyarakat
atau kelompok. Makna simbolik kucing berupa perasaan nrimo ing pandum,
sebagai amanah, dan realisasi harapan untuk pemilik, serta wujud tabungan spiritual
menuju akhirat.
Kata Kunci: Interaksi Manusia-Kucing, Kepercayaan Simbolik, Interpretatif
Simbolik Geertz.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Interaksi Manusia-Kucing, Kepercayaan Simbolik, Interpretatif Simbolik Geertz.
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy
Depositing User: Tugirin
Date Deposited: 15 Jul 2026 06:22
Last Modified: 15 Jul 2026 06:22
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/56751

Actions (login required)

View Item View Item