Saniyah, Arumah Syarifatus (2026) Studi In Silico Senyawa Fitokimia Tumbuhan Remason (Polygala sp.) sebagai Agen Imunomodulator. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Arumah Syarifatus Saniyah.zip Restricted to Repository staff only Download (8MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. COVER.pdf Download (144kB) |
|
|
Text
3. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (151kB) |
|
|
Text
5. ABSTRAK.pdf Download (205kB) |
|
|
Text
6. ABSTRACT.pdf Download (212kB) |
|
|
Text
7. DAFTAR ISI.pdf Download (174kB) |
|
|
Text
11. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (246kB) |
|
|
Text
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (259kB) |
Abstract
Autoimun adalah respons imun abnormal yang menyerang jaringan sehat. Di
Indonesia, penyakit ini menyerang lebih dari 2,5 juta orang dan pada tahun 2021
menyebabkan lebih dari 35.000 kasus kematian. Pemberian terapi obat
imunomodulator non-steroidal sintesis bersifat toksik terhadap hati dan ginjal.
Senyawa fitokimia pada Polygala sp. memiliki aktivitas antiinflamasi dan
berpotensi menghambat aktivitas TNF-α dan interleukin-6 (IL-6) yang berperan
dalam patogenesis autoimun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan
membandingkan senyawa fitokimia pada beberapa spesies Polygala yang
berpotensi sebagai agen imunomodulator dan menghambat aktivitas TNF-α dan IL-
6 melalui studi in silico molecular docking. Metode yang dilakukan meliputi
pengumpulan data GC-MS dari Polygala vulgaris, P. rosmarinifolia, dan P. javana
melalui kajian literatur, preparasi reseptor dan ligan uji, penentuan sisi aktif protein
reseptor, docking ligan uji, visualisasi hasil docking, dan uji farmakologi Lipinski,
serta analisis data. Hasil molecular docking menunjukkan bahwa binding affinity
ligan kontrol terhadap TNF-α yaitu -9,4 kcal/mol, sedangkan terhadap IL-6 yaitu -
6,5 kcal/mol. Pada P. vulgaris, senyawa N-isobutyl-dodecatetraenamide memiliki
binding affinity terkuat terhadap TNF-α dan IL-6 yaitu masing-masing sebesar -6,2
kcal/mol dan -5,5 kcal/mol. Pada P. rosmarinifolia senyawa dengan binding affinity
terkuat yaitu benzene, 1,2-dimethoxy-4-[[(4-methylphenyl)sulfonyl]methyl]-
dengan nilai binding affinity sebesar -7,4 kcal/mol terhadap TNF-α dan -6,4
kcal/mol terhadap IL-6. Sementara P. javana memiliki senyawa spiro[androst-5-
ene-17,1’-cyclobutan]-2’-one, 3-hydroxy-, (3β,17β) dengan nilai binding affinity
sebesar -9,5 kcal/mol terhadap TNF-α; senyawa 1H-perimidine, 2,3-dihydro-2-
(2,4,5-trimethoxyphenyl)- dan 4H-1-Benzopyran-4-one, 5-hydroxy-2-(4-
hydroxyphenyl)-3,7-dimethoxy- dengan nilai binding affinity -7,1 dan -7,0
kcal/mol terhadap IL-6. Senyawa-senyawa dari ketiga spesies tersebut memenuhi
uji farmakologi 5 aturan Lipinski.
Kata kunci: Polygala sp., TNF-α, IL-6, autoimun, molecular docking
(NO KETERSEDIAAN : 275/B.TEK/2026)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biotechnology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 15 Jul 2026 04:25 |
| Last Modified: | 15 Jul 2026 04:25 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/56735 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
