Maytsak, Hanis Naila (2026) Bioprospeksi dan Profiling Metabolit Sekunder Isolat Kapang Penicillium sp. dari Kawasan Hipersalin Bledug Kuwu. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
1. COVER.pdf Download (174kB) |
|
|
Text
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (178kB) |
|
|
Text
4. ABSTRAK.pdf Download (208kB) |
|
|
Text
5. ABSTRACT.pdf Download (167kB) |
|
|
Text
6. DAFTAR ISI.pdf Download (267kB) |
|
|
Text
7. DAFTAR ISI II.pdf Download (224kB) |
|
|
Text
10. BAB 1.pdf Download (193kB) |
|
|
Text
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (207kB) |
Abstract
Kawasan hipersalin Bledug Kuwu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah
berpotensi sebagai sumber kapang halofilik penghasil metabolit sekunder bioaktif.
Penelitian ini bertujuan mengkarakterisasi morfologi, mengidentifikasi spesies
secara molekuler, serta mengevaluasi potensi bioaktivitas antibakteri, antifungal,
dan antioksidan isolat kapang BK 3.2 asal Bledug Kuwu. Identifikasi morfologi
dilakukan secara makroskopis dan mikroskopis, sedangkan identifikasi molekuler
dilakukan melalui amplifikasi dan sekuensing region ITS dengan primer ITS1 dan
ITS4. Kultivasi scale-up dilakukan dalam 5 L media PDB + NaCl 5% selama tiga
minggu, dilanjutkan ekstraksi etil asetat dan fraksinasi kromatografi kolom
menghasilkan 10 fraksi. Uji bioaktivitas meliputi uji antibakteri terhadap S. aureus,
B. subtilis, P. aeruginosa, dan E. coli dengan metode difusi disk, uji antifungal
terhadap C. albicans, uji antioksidan metode DPPH, serta dereplikasi senyawa
dengan LCMS. Hasil identifikasi morfologi menunjukkan ciri khas genus
Penicillium, dan analisis filogenetik berbasis ITS mengonfirmasi isolat BK 3.2
sebagai Penicillium citrinum. Fraksi semi-polar PCB F3, F4, dan F5 menunjukkan
aktivitas antibakteri tertinggi terhadap S. aureus dengan zona hambat masingmasing 17,8; 18,3; dan 19,3 mm dengan kontrol positif kloramfenikol, sementara
seluruh fraksi menunjukkan aktivitas lemah terhadap bakteri Gram-negatif.
Aktivitas antifungal ditemukan pada fraksi PCB F2 dengan zona hambat 13,1 mm
terhadap C. albicans dengan kontrol positif nistatin. Aktivitas antioksidan tertinggi
diperoleh pada fraksi PCB F6 dengan IC₅₀ 68,31 ppm (kategori kuat). Profiling
metabolit menggunakan LC-MS memperkirakan adanya tetracosanoic acid pada
fraksi F2, deoxynivalenol atau roquefortine A pada fraksi F4, serta territrem A atau
verruculogen atau verruculotoxin pada fraksi F6. Diversitas metabolit sekunder
tersebut menunjukkan potensi kapang sebagai sumber bahan bioaktif multifungsi.
Kata kunci : antibakteri, antifungal, antioksidan, Bledug Kuwu, Penicillium
citrinum
(NO KETERSEDIAAN : 319/B.TEK/2026)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biotechnology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 15 Jul 2026 03:25 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 02:11 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/56703 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
