SAGALA, ANGGI CELLISA SILKAREN BR and Prananingtyas, Paramita and Sutrisno, Putri Ayu (2026) ANALISIS YURIDIS AKIBAT HUKUM PENYALAHGUNAAN IDENTITAS DAN TANDA TANGAN KONSUMEN TERHADAP KEWAJIBAN PEMBAYARAN PINJAMAN ONLINE (STUDI KASUS APLIKASI PINJAMAN ONLINE RUPIAH CEPAT). _123 DG 2026. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
ANGGI CELLISA SILKAREN BR SAGALA_COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (828kB) |
|
|
Text
ANGGI CELLISA SILKAREN BR SAGALA_ABSTRAK.pdf Download (218kB) |
|
|
Text
ANGGI CELLISA SILKAREN BR SAGALA_BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (332kB) |
|
|
Text
ANGGI CELLISA SILKAREN BR SAGALA_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (357kB) |
|
|
Text
ANGGI CELLISA SILKAREN BR SAGALA_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (893kB) |
|
|
Text
ANGGI CELLISA SILKAREN BR SAGALA_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (279kB) |
|
|
Text
ANGGI CELLISA SILKAREN BR SAGALA_DAFPUS.pdf Download (258kB) |
Abstract
Di balik kemudahan penggunaan financial technology peer to peer lending, terdapat beberapa risiko yang melingkupi salah satunya penyalahgunaan data pribadi konsumen pada aplikasi Rupiah Cepat. Fenomena tersebut menunjukkan adanya kelemahan dalam perlindungan data pribadi layanan keuangan digital. Permasalahan penelitian ini adalah mengenai kewajiban pembayaran pinjaman online yang terjadi dengan penyalahgunaan identitas dan tanda tangan konsumen dalam aplikasi Rupiah Cepat serta tanggung jawab perusahaan aplikasi pinjaman online Rupiah Cepat terhadap pinjaman online yang diajukan dengan penyalahgunaan identitas dan tanda tangan konsumen.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian hukum ini adalah yuridis normatif dengan menggunakan spesifikasi penelitian berupa deskriptif analitis serta data tambahan yang diperoleh melalui wawancara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewajiban pembayaran pinjaman online dengan penyalahgunaan identitas dan tanda tangan oleh penyelenggara Rupiah Cepat merupakan tindakan yang melanggar perlindungan konsumen. Pengajuan pinjaman online dengan penyalahgunaan data pribadi menyebabkan perjanjian tidak memenuhi syarat subjektif perjanjian sebab dalam pemrosesan data pribadi harus didasarkan pada persetujuan secara eksplisit. Kemudian, penanganan aduan yang diberikan Rupiah Cepat tidak menerapkan prinsip itikad baik sebagai bentuk perlindungan konsumen. Oleh karena itu, diharapkan ke depannya penyelenggara wajib menerapkan dan melindungi konsumen terutama penanganan pengaduan dan penyelesaian sengketa yang efektif dan efisien.
Kata Kunci: Penyalahgunaan, Data Pribadi, Rupiah Cepat
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penyalahgunaan, Data Pribadi, Rupiah Cepat |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Mr Perpus FH1 |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 01:39 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 01:39 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/56672 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
