Priambodo, Rafly Prasetyo (2026) Mikroanatomi Duodenum Tikus Putih (Rattus norvegicus B.) yang Diberi Ekstrak Daun Meniran Hijau (Phyllanthus niruri L.) untuk Melindungi Toksisitas Cisplatin. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Rafly Prasetyo Priambodo.zip Restricted to Repository staff only Download (8MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. COVER.pdf Download (50kB) |
|
|
Text
4. ABSTRAK.pdf Download (94kB) |
|
|
Text
5. ABSTRACT.pdf Download (158kB) |
|
|
Text
6. DAFTAR ISI.pdf Download (104kB) |
|
|
Text
10. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (105kB) |
|
|
Text
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (254kB) |
Abstract
Kanker masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama yang menyebabkan
tingginya angka kematian di dunia. Salah satu terapi yang banyak digunakan
dalam pengobatan kanker adalah kemoterapi menggunakan cisplatin. Meskipun
memiliki efektivitas tinggi dalam menghambat pertumbuhan sel kanker,
penggunaan cisplatin dapat menimbulkan efek samping berupa kerusakan pada
jaringan normal, termasuk duodenum. Kerusakan tersebut umumnya berkaitan
dengan peningkatan stres oksidatif dan respons inflamasi yang dapat mengganggu
integritas struktur mikroanatomi duodenum serta menurunkan fungsi absorpsi
nutrien. Meniran hijau (Phyllanthus niruri L.) merupakan tanaman obat yang
diketahui mengandung flavonoid, lignan, tanin, dan senyawa fenolik yang
berperan sebagai antioksidan dan antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk
mengevaluasi pengaruh ekstrak meniran hijau terhadap mikroanatomi duodenum
tikus putih (Rattus norvegicus) yang diinduksi cisplatin serta menentukan dosis
yang paling efektif sebagai agen protektif. Penelitian dilakukan secara
eksperimental menggunakan 24 ekor tikus putih jantan galur Wistar yang diberi
ekstrak meniran dengan dosis 200 mg/kgBB dan 400 mg/kgBB serta diinduksi
cisplatin dosis 7,5 mg/kgBB. Variabel yang diamati meliputi struktur penyusun
duodenum berupa lumen, mukosa, submukosa, muskularis, dan serosa, serta
struktur fungsional berupa panjang vili, kedalaman kripta Lieberkuhn, dan jumlah
sel goblet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa induksi cisplatin menyebabkan
perubahan mikroanatomi duodenum, sedangkan pemberian ekstrak meniran
mampu mempertahankan dan memperbaiki kondisi jaringan. Dosis 400 mg/kgBB
menunjukkan kemampuan proteksi yang lebih baik dibandingkan dengan dosis
200 mg/kg BB. Dengan demikian, ekstrak meniran hijau berpotensi
dikembangkan sebagai agen protektif alami terhadap kerusakan mikroanatomi
duodenum akibat toksisitas cisplatin.
Kata kunci: Absorpsi nutrien, antiinflamasi, antioksidan, stres oksidatif
(NO KETERSEDIAAN : 2278/B/2026)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 09:21 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 09:21 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/56653 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
