Faqih, Abdul Fikri (2026) DIKSI DAN GAYA BAHASA UJARAN PENGHINAAN PONDOK PESANTREN DALAM KOMENTAR POSTINGAN AKUN @FuadHabib27 MEDIA SOSIAL X. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.
|
Text
SI2482 Abdul Fikri Faqih 13010122130058 OK_1.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
SI2482 Abdul Fikri Faqih 13010122130058 OK_2.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
SI2482 Abdul Fikri Faqih 13010122130058 OK_3.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
SI2482 Abdul Fikri Faqih 13010122130058 OK_4.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
SI2482 Abdul Fikri Faqih 13010122130058 OK.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk diksi dan gaya bahasa yang
terdapat dalam komentar netizen pada postingan akun X @FuadHabib27 dengan
tagar #BOIKOTTRANS7. Penelitian ini menggunakan pendekatan semantik
dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data yang digunakan berupa komentarkomentar tertulis yang mengandung ujaran penghinaan terhadap pondok pesantren
yang dikumpulkan dari platform media sosial X akun @ FuadHabib27.
Pengumpulan data dilakukan melalui metode pustaka, sedangkan analisis data
menggunakan metode padan referensial. Metode padan referensial dimanfaatkan
untuk mengkaji bentuk diksi dan gaya bahasa yang terkait dengan konteks data.
Metode penyajian hasil analisis data menggunakan teks naratif dan disajikan secara
informal dalam bentuk deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
bentuk diksi yang dominan digunakan dalam komentar ujaran penghinaan pondok
pesantren adalah diksi konotatif tidak baik yang mengandung nilai negatif. Pada
data ditemukan konotasi tidak baik yang meliputi konotasi kasar, konotasi tidak
pantas, konotasi tidak enak, dan konotasi keras. Selain itu, ditemukan juga
penggunaan diksi kata asing dan kata slang. Adapun berdasarkan analisis gaya
bahasa, ditemukan tiga jenis gaya bahasa sindiran, yaitu sarkasme, sinisme, dan
ironi. Dari ketiga jenis tersebut, gaya bahasa yang paling dominan digunakan adalah
sarkasme dan sinisme. Temuan tersebut menunjukkan bahwa penggunaan diksi dan
gaya bahasa dalam komentar media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana
penyampaian pendapat, tetapi juga digunakan untuk membangun citra negatif
terhadap pondok pesantren.
Kata kunci: Diksi, Gaya bahasa, Ujaran Penghinaan, Media Sosial X.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Diksi, Gaya bahasa, Ujaran Penghinaan, Media Sosial X. |
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of Indonesian Literature |
| Depositing User: | Tugirin |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 07:45 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 07:45 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/56652 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
