Kusuma Putri, Kayla Faustina and Prasetyo, Anggun Resdasari (2026) HUBUNGAN ANTARA PSYCHOLOGICAL CAPITAL DAN EMPLOYEE WELL-BEING PADA KARYAWAN DI PT KIDECO JAYA AGUNG. Undergraduate thesis, Diponegoro University.
|
Text
REPOSITORY.pdf Download (293kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara psychological capital dan employee well-being pada karyawan di PT Kideco Jaya Agung. Psychological capital merupakan kondisi perkembangan psikologis positif individu yang dicerminkan melalui dimensi efikasi diri, optimisme, harapan, dan resiliensi. Sementara itu, employee well-being didefinisikan sebagai evaluasi subjektif dan pengalaman menyeluruh karyawan yang mencakup fungsi positif serta kebahagiaan psikologis, baik dalam kehidupan personal maupun ruang lingkup pekerjaan. Populasi pada penelitian ini berjumlah 600 karyawan dengan total jumlah sampel penelitian sebanyak 142 karyawan. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik convenience sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala psychological capital (12 aitem valid, (α) = .902) dan skala employee well-being (18 aitem valid, (α) = .952). Uji hipotesis dilakukan menggunakan analisis korelasi Spearman’s Rho dan menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan antara psychological capital dan employee well-being (rₛ = .645, p < .001), yang berarti bahwa semakin tinggi psychological capital pada karyawan, maka semakin tinggi pula employee well-being yang dirasakannya. Analisis antardimensi menunjukkan semua aspek psychological capital dan employee well-being berhubungan dan signifikan, dengan korelasi terkuat pada dimensi hope dengan workplace well-being (rₛ = .602, p < .001). Lebih lanjut, uji daya beda demografi mengungkap bahwa karyawan senior (usia ≥ 45 tahun dan masa kerja ≥ 10 tahun) memiliki tingkat employee well-being yang signifikan lebih tinggi dibandingkan
karyawan muda, sementara kapasitas psychological capital ditemukan setara tidak berbeda signifikan dengan faktor usia, dan berbeda signifikan dengan masa kerja. Selain itu, dibandingkan dengan karyawan administrasi, karyawan operasional memiliki employee well-being dan psychological capital yang lebih tinggi.
Kata kunci: psychological capital; employee well-being; pekerja tambang.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Psychology |
| Divisions: | Faculty of Psychology > Department of Psychology |
| Depositing User: | Fakultas Psikologi |
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 06:24 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 06:25 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/56590 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
