Yulistanto, Aldy Putra (2026) PENGARUH DOSIS KOMBINASI PUPUK ORGANIK PADAT DAN CAIR KULIT NANAS SERTA KOMPOSISI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI MENTIMUN. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
SKRIPSI FINAL ALDY-30-54.pdf Download (290kB) |
|
|
Text
SKRIPSI FINAL ALDY-55-94.pdf Restricted to Repository staff only Download (866kB) |
|
|
Text
SKRIPSI FINAL ALDY 1-29.pdf Download (523kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh dosis kombinasi pupuk organik
padat dan cair kulit nanas serta komposisi media tanam terhadap pertumbuhan dan
produksi tanaman mentimun. Penelitian ini akan dilaksanakan di Kecamatan
Cepogo, Kabupaten Boyolali, mulai bulan September 2025 hingga November 2025.
Penelitian ini menggunakan Percobaan Faktorial 4 x 3 dengan Rancangan
Acak Lengkap (RAL) yang diulang sebanyak 3 kali. Terdapat 12 kombinasi
perlakuan dan 3 ulangan sehingga terdapat 36 satuan percobaan. Faktor pertama
adalah konsentrasi POC kulit nanas yang terdiri dari 4 taraf, yaitu P0 = anorganik
(200 kg N/ha, 120 kg P2O5/ha, 200 kg K2O/ha), P1 = 75 kg P2O5/ha (37,5 pupuk
kandang kambing : 37,5 POC kulit nanas), P2 = 150 kg P2O5/ha (75 pupuk kandang
kambing : 75 POC kulit nanas), P3 = 225 kg P2O5/ha (112,5 pupuk kandang
kambing : 112,5 POC kulit nanas). Faktor kedua adalah komposisi media tanam
yang terdiri dari 3 taraf, yaitu: berdasarkan volume M1 = Tanah, berdasarkan
volume M2 = Tanah : Arang Sekam (1:1), berdasarkan volume M3 = Tanah : Arang
Sekam (1:2). Parameter yang diamati panjang tanaman, bobot buah, panjang buah,
diameter buah, umur berbunga, jumlah daun, jumlah buah. Analisis data dilakukan
dengan sidik ragam berdasarkan uji F dan kontras ortogonal. Dengan uji BNJ
dengan taraf 5%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi pupuk organik
cair dan pupuk organik padat memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah daun,
umur berbunga, dan jumlah buah. Tetapi tidak berbeda nyata terhadap panjang
tanaman, bobot buah, panjang buah, dan diameter buah. Perlakuan komposisi media
tanam memberikan pengaruh nyata terhadap panjang tanaman dan umur berbunga.
Tetapi tidak berbeda nyata terhadap jumlah daun, jumlah buah, bobot buah, panjang
buah, dan diameter buah. Hasil interaksi dari kedua perlakuan memberikan
pengaruh nyata terhadap umur berbunga. Tetapi tidak berbeda nyata terhadap
panjang tanaman, jumlah daun, jumlah buah, bobot buah, panjang buah, dan
diameter buah.
Perlakuan konsentrasi pupuk terbaik ditunjukkan pada perlakuan P0
(anorganik) tetapi tidak berbeda jauh dengan pupuk organik cair dan padat
perlakuan P2 (150 kg P₂O₅/ha). Perlakuan media tanam tanah : arang sekam (1:1)
memberikan hasil pertumbuhan terbaik. Interaksi antara konsentrasi pupuk dan
komposisi media tanam terhadap parameter umur berbunga. Kombinasi perlakuan
150 kg P₂O₅/ha dengan media tanam tanah : arang sekam (1:1) merupakan
kombinasi paling optimal.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Animal and Agricultural Sciences |
| Divisions: | Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Agroecotechnology |
| Depositing User: | S1 Agroekoteknologi Undip |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 04:22 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 04:22 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/56579 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
