FIRANZA, PINKAN and Irawati, Irawati and Sutrisno, Putri Ayu (2026) PEMBERLAKUAN PRINSIP DECLARATION OF OWNERSHIP DALAM SENGKETA PEMBATALAN MEREK KARENA ITIKAD TIDAK BAIK (STUDI PUTUSAN No.9/PDT. SUS- HKI/MEREK/2024/PN NIAGA SBY). _095 DG 2026. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
PINKAN FIRANZA_COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
|
|
Text
PINKAN FIRANZA_ABSTRAK.pdf Download (106kB) |
|
|
Text
PINKAN FIRANZA_BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (326kB) |
|
|
Text
PINKAN FIRANZA_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (290kB) |
|
|
Text
PINKAN FIRANZA_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (378kB) |
|
|
Text
PINKAN FIRANZA_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (115kB) |
|
|
Text
PINKAN FIRANZA_DAFPUS.pdf Download (140kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip declaration of ownership dalam sengketa pembatalan merek serta mengkaji pertimbangan hakim dalam menilai unsur itikad tidak baik, khususnya dalam Putusan Nomor 9/Pdt.Sus-HKI/Merek/2024/PN Niaga Sby. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya sengketa merek di Indonesia akibat penyalahgunaan sistem pendaftaran yang menganut prinsip first to file, yang membuka peluang terjadinya pendaftaran merek dengan itikad tidak baik. Prinsip declaration of ownership sebagai pernyataan kepemilikan memiliki peran penting dalam menjamin keabsahan permohonan pendaftaran merek, namun dalam praktiknya masih rentan disalahgunakan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Data yang digunakan berupa bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif dengan metode content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip declaration of ownership dalam perkara a quo belum sepenuhnya efektif sebagai instrumen preventif, karena masih bergantung pada pembuktian lanjutan di pengadilan. Selain itu, pertimbangan hakim dalam menilai itikad tidak baik didasarkan pada hubungan para pihak, kronologi pendaftaran merek, serta adanya indikasi penguasaan merek yang bukan merupakan hasil karya sendiri. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa prinsip declaration of ownership memiliki peran strategis dalam sistem pendaftaran merek, namun masih memerlukan penguatan dari sisi verifikasi administratif dan penegakan hukum. Oleh karena itu, diperlukan pembaruan kebijakan dan peningkatan pengawasan oleh otoritas terkait guna mencegah praktik pendaftaran merek dengan itikad tidak baik serta memberikan perlindungan hukum yang optimal bagi pemilik merek yang sah.
Kata Kunci : Declaration of Ownership, Pembatalan Merek, Sengketa Merek.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Declaration of Ownership, Pembatalan Merek, Sengketa Merek. |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Mr Perpus FH1 |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 03:20 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 03:20 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/56536 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
