Search for collections on Undip Repository

RESPON FISIOLOGIS DUA VARIETAS MELON AKIBAT PERBEDAAN RASIO AMONIUM (NH₄⁺) DAN NITRAT (NO₃⁻) PADA FORMULASI NUTRISI DENGAN SISTEM HIDROPONIK

Fajri, Sam Iful Aula (2026) RESPON FISIOLOGIS DUA VARIETAS MELON AKIBAT PERBEDAAN RASIO AMONIUM (NH₄⁺) DAN NITRAT (NO₃⁻) PADA FORMULASI NUTRISI DENGAN SISTEM HIDROPONIK. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of BAB 1-3_Sam Iful Aula Fajri_23020222120011_Skripsi Final.pdf] Text
BAB 1-3_Sam Iful Aula Fajri_23020222120011_Skripsi Final.pdf

Download (4MB)
[thumbnail of BAB 4-Dafpus_Sam Iful Aula Fajri_23020222120011_Skripsi.pdf] Text
BAB 4-Dafpus_Sam Iful Aula Fajri_23020222120011_Skripsi.pdf

Download (522kB)
[thumbnail of Lampiran_Sam Iful Aula Fajri_23020222120011_Skripsi.pdf] Text
Lampiran_Sam Iful Aula Fajri_23020222120011_Skripsi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

SAM IFUL AULA FAJRI. 23020222120011. Respon Fisiologis Dua Varietas
Melon Akibat Perbedaan Rasio Amonium (NH₄⁺) dan Nitrat (NO₃⁻) pada Formulasi
Nutrisi dengan Sistem Hidroponik. (Pembimbing: FAJRIN PRAMANA PUTRA
dan KARNO)
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh rasio amonium (NH₄⁺) dan
nitrat (NO₃⁻) serta jenis varietas terhadap respons fisiologis tanaman melon
hidroponik. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan September 2025 – Januari
2026. Penelitian dilaksanakan di Greenhouse, Laboratorium Fisiologi dan
Pemuliaan Tanaman, Laboratorium Ekologi dan Produksi Tanaman, dan
Laboratorium Produksi Ternak Unggas, Fakultas Peternakan dan Pertanian,
Universitas Diponegoro, Semarang.
Rancangan Percobaan yang digunakan adalah percobaan faktorial 5x2 yang
disusun berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor pertama adalah
perlakuan rasio amonium (NH₄⁺) dan nitrat (NO₃⁻) dengan 5 taraf yaitu 100:0%
(N1), 75:25% (N2), 50:50% (N3), 25:75% (N4), dan 0:100% (N5). Faktor kedua
adalah varietas melon yaitu Sweet Hami (V1) dan Kinanti (V2). Setiap unit
percobaan ditanam 6 tanaman dengan 3 kali ulangan. Parameter fisiologis yang
diamati yaitu lebar bukaan stomata, kerapatan stomata, kandungan klorofil total,
laju fotosintesis, laju transpirasi, konduktansi stomata, CO2 intraseluler, aktivitas
nitrat reduktase (ANR), kadar vitamin C buah, kadar prolin, kadar malondialdehyde
(MDA), aktivitas Superoxide Dismutase (SOD), serapan N total, dan serapan K
total. Kondisi lingkungan yang diamati adalah suhu, kelembaban udara, dan
intensitas cahaya. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analysis of
Variance (ANOVA) dilanjutkan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa perlakuan nutrisi dengan rasio
NH₄⁺:NO₃⁻ 25:75% menghasilkan konduktansi stomata, lebar bukaan stomata, laju
fotosintesis, aktivitas nitrat reduktas, serta serapan K total lebih tinggi daripada
perlakuan dominasi amonium (100:0% dan 75:25%), sedangkan paparan amonium
tunggal (100:0%) terbukti memicu cekaman stres oksidatif seluler pada tanaman
dengan menghasilkan kadar prolin, aktivitas SOD, dan kadar MDA yang lebih
tinggi daripada perlakuan dominan nitrat. Di sisi lain, Varietas Sweet Hami
menunjukkan keunggulan pada parameter lebar bukaan stomata, kerapatan stomata,
konduktansi stomata, CO2 Intraseluler, laju transpirasi, dan kapasitas serapan K
total, sementara Kinanti lebih ungul pada akumulasi klorofil total. Adapun interaksi
antara rasio NH₄⁺:NO₃⁻ 25:75% dengan varietas sweet hami dapat menghasilkan
kadar vitamin C buah dan serapan N total lebih tinggi daripada perlakuan rasio
dengan dominan amonium (100:0% dan 75:25%), sedangkan interaksi antara rasio
NH₄⁺:NO₃⁻ 25:75% dengan varietas sweet hami menghasilkan serapan N total yang
lebih tinggi daripada perlakuan rasio dengan dominan amonium (100:0% dan
75:25%).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Animal and Agricultural Sciences
Divisions: Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Agroecotechnology
Depositing User: S1 Agroekoteknologi Undip
Date Deposited: 13 Jul 2026 08:56
Last Modified: 13 Jul 2026 08:56
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/56520

Actions (login required)

View Item View Item