SALMAH, Rodlatul (2026) Evaluasi Efektivitas Reaktor Plasma Korona Dalam Mengendalikan Kadar Amonia Dan Mikroorganisme Patogen Ayam Broiler Open House Serta Aplikasinya Untuk Pascapanen. Masters thesis, UNDIP: Fakultas Sains dan Matematika.
|
Text
Cover.pdf Download (215kB) |
|
|
Text
Lembar Pengesahan I.pdf Download (867kB) |
|
|
Text
Kata Pengantar.pdf Download (306kB) |
|
|
Text
Abstrak.pdf Download (182kB) |
|
|
Text
Abstract.pdf Download (181kB) |
|
|
Text
Daftra Isi.pdf Download (198kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (313kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Download (311kB) |
Abstract
Plasma korona merupakan plasma non-termal yang dihasilkan melalui
pelepasan muatan listrik bertegangan tinggi pada medan listrik yang tidak merata.
Plasma ini menghasilkan Reactive Oxygen Species (ROS) dan Reactive Nitrogen
Species (RNS) yang mampu menguraikan gas pencemar serta menghambat
mikroorganisme di udara. Teknologi plasma korona berpotensi diterapkan pada
kandang ayam broiler sistem open house yang rentan mengalami peningkatan kadar
amonia dan pertumbuhan mikroorganisme akibat kondisi lingkungan yang lembap
dan sirkulasi udara terbuka. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas
reaktor plasma korona dalam menurunkan konsentrasi gas amonia dan
mikroorganisme patogen pada kandang ayam broiler sistem open house serta
penerapannya untuk pascapanen. Penelitian dilakukan pada tanggal 20 Februari
2026 sampai 02 April 2026 di kandang ayam broiler open house di Karanggawang,
Demak dan di Laboratorium Center for Plasma Research Universitas Diponegoro.
Sistem plasma menggunakan empat unit generator plasma korona pada area
kandang berukuran 10 m × 5 m dengan populasi sekitar 1.500 ekor ayam broiler
umur 17 hari. Pengukuran konsentrasi amonia dilakukan menggunakan amonia
meter pada lima titik pengamatan dengan variasi waktu paparan plasma selama 30,
60, dan 90 menit. Pengukuran mikroorganisme udara dilakukan menggunakan
MAS-100 NT dan media Nutrient Agar untuk menghitung jumlah koloni
baammoniakteri udara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa plasma korona
mampu menurunkan konsentrasi amonia 96% dari 2,5 ppm menjadi sekitar 0,1 ppm
setelah 90 menit perlakuan. Pada kondisi kandang saat terdapat ayam, jumlah
koloni bakteri pada menit ke-90 mengalami penurunan dalam kisaran 65,0% hingga
98,3%, dengan rata-rata mencapai 87,8%. Sampel 7 menunjukkan efektivitas
tertinggi dengan penurunan sebesar 98,3%, sementara sampel 8 memiliki
efektivitas terendah sebesar 65,0% dan efisiensi reduksi sebesar 67,5%. Pascapanen
Penurunan koloni bakteri berkisar antara 38,2% hingga 89,3% dengan rata-rata
62%, dimana penurunan tertinggi terjadi pada sampel 10 dan terendah pada sampel
7. Hasil penelitian menunjukkan plasma korona efektif digunakan sebagai
teknologi pengendalian kualitas udara kandang ayam broiler sistem open house.
(NO. KETERSEDIAAN : 252/S2FIS/2026)
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Master Program in Physics |
| Depositing User: | Yemima Laras Sekarsari |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 05:59 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 05:59 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/56480 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
