Khoiruman, Ahmad Muzaki (2026) Struktur Populasi Nepenthes gymnamphora Reinw. ex Nees di Gunung Ungaran, Jawa Tengah. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Ahmad Muzaki Khoiruman.zip Restricted to Repository staff only Download (20MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. COVER.pdf Download (214kB) |
|
|
Text
2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (96kB) |
|
|
Text
4. ABSTRAK.pdf Download (184kB) |
|
|
Text
5. ABSTRACT.pdf Download (184kB) |
|
|
Text
6. DAFTAR ISI.pdf Download (5MB) |
|
|
Text
10. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (184kB) |
|
|
Text
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (187kB) |
Abstract
Nepenthes gymnamphora Reinw. ex Nees merupakan tumbuhan dilindungi di
Indonesia berdasarkan Peraturan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
(KLHK) No. P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 dan berstatus Least
Concern menurut IUCN. Spesies ini terdistribusi di Sumatra dan Jawa, termasuk
Pegunungan Ungaran, tetapi informasi mengenai populasi dan kondisi tempat
tumbuhnya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengkaji struktur populasi,
karakteristik habitat, serta hubungan faktor lingkungan dengan struktur populasi
Nepenthes gymnamphora di Gunung Ungaran. Penelitian dilakukan pada jalur
Puncak Bondolan hingga Puncak Botak menggunakan metode jelajah. Data yang
dicatat meliputi koordinat, jumlah individu, fase pertumbuhan, jenis kelamin, status
bunga, variasi warna dan keberadaan kantong, vegetasi, hara tanah, serta faktor
abiotik. Data dianalisis secara deskriptif, pola persebaran dianalisis menggunakan
Average Nearest Neighbor (ANN), dan hubungan faktor lingkungan dengan
struktur populasi dianalisis menggunakan Canonical Correspondence Analysis
(CCA). Hasil penelitian menemukan 225 individu, terdiri atas 7 semai, 2 juvenil,
dan 216 dewasa. Regenerasi tergolong rendah karena rasio juvenil:dewasa hanya
0,009. Struktur reproduksi terdiri atas 68 jantan, 20 betina, dan 137 belum
berbunga. Variasi kantong meliputi 98 hijau, 108 bercak, 5 merah, dan 14 tidak
berkantong. Pola sebaran mengelompok berdasarkan analisis ANN, dengan Rn
0,606. Habitat berupa sabana terbuka yang didominasi alang-alang dengan
kandungan hara tinggi, tetapi rasio C/N tinggi menunjukkan ketersediaan hara
belum optimal. Analisis CCA menunjukkan semai dan juvenil berkaitan dengan
kelembapan tanah serta angin, sedangkan varian merah berkaitan dengan intensitas
cahaya. Konservasi perlu difokuskan pada perlindungan fase awal, pengamanan
habitat, pencegahan pencurian, dan pembatasan injakan pendaki.
Kata kunci: Kantong Semar; Demografi; Mikrohabitat; Edafik; Analisis Spasial
(NO KETERSEDIAAN : 2261/B/2026)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 10 Jul 2026 07:52 |
| Last Modified: | 10 Jul 2026 07:52 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/56418 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
