Search for collections on Undip Repository

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN GEJALA GANGGUAN NEUROLOGIS PADA PPETANI PENYEMPROT PESTISIDA DI DESA RONGGOMULYO KECAMATAN SUMBER KABUPATEN REMBANG

ZAHRO, FATIMATUZ (2026) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN GEJALA GANGGUAN NEUROLOGIS PADA PPETANI PENYEMPROT PESTISIDA DI DESA RONGGOMULYO KECAMATAN SUMBER KABUPATEN REMBANG. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of REPO FATIMATUZ.pdf] Text
REPO FATIMATUZ.pdf - Published Version

Download (412kB)

Abstract

Tingginya penggunaan pestisida dalam kegiatan pertanian dapat meningkatkan risiko gejala gangguan neurologis pada petani yang melakukan aktivitas penyemprotan pestisida. Setelah dilakukan studi pendahuluan di Desa Ronggomulyo, sebagian besar petani mengalami gejala gangguan neurologis, seperti keluhan kelelahan yang berlebih, kram pada sendi tangan dan kaki, tremor, pusing atau sakit kepala, serta gangguan daya ingat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan timbulnya kejadian gejala gangguan neurologis pada petani penyemprot pestisida di Desa Ronggomulyo. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan desain cross-sectional. Populasi pada penelitian ini sebanyak 1.664 petani yang ditentukan sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Sampel dalam penelitian ini yaitu 100 petani penyemprot pestisida yang ditentukan menggunakan rumus Lemeshow. Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa kuesioner Q18 Jerman modifikasi dan lembar observasi. Variabel yang diteliti ada 6 yaitu masa kerja, posisi penyemprotan, frekuensi penyemprotan, tingkat kepatuhan penggunaan pestisida, cara pencampuran pestisida, dan praktik penggunaan APD. Analisis data dalam penelitian ini meliputi analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji chi-square. Berdasarkan hasil analisis, diketahui bahwa sebanyak 63 petani (63,0%) mengalami kejadian gejala gangguan neurologis. Terdapat hubungan signifikan antara masa kerja (p = 0,000) dan frekuensi penyemprotan (p = 0,048) dengan kejadian gejala gangguan neurologis petani penyemprot pestisida di Desa Ronggomulyo. Tidak terdapat hubungan antara posisi penyemprotan (p = 1,000), tingkat kepatuhan penggunaan pestisida (p = 0,553), cara pencampuran pestisida (p = 0,286), dan praktik penggunaan APD (p = 1,000) dengan kejadian gejala gangguan neurologis pada petani penyemprot pestisida di Desa Ronggomulyo.

Kata kunci: Faktor risiko, Gangguan Neurologis; Petani Penyemprot Pestisida

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Public Health
Divisions: Faculty of Public Health > Department of Public Health
Depositing User: endah nurkhayati
Date Deposited: 10 Jul 2026 04:26
Last Modified: 10 Jul 2026 04:26
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/56394

Actions (login required)

View Item View Item