Utami, Nur (2026) Eksplorasi Kapang Inulinolitik pada Umbi Kentang (Solanum tuberosum) dan Identifikasi Molekuler DNA Barcoding. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Nur Utami.zip Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text
1.COVER.pdf Download (288kB) |
|
|
Text
2.HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (203kB) |
|
|
Text
4.ABSTRAK.pdf Download (364kB) |
|
|
Text
5.ABSTRACT.pdf Download (366kB) |
|
|
Text
6.DAFTAR ISI.pdf Download (746kB) |
|
|
Text
9.BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (464kB) |
Abstract
Umbi kentang (Solanum tuberosum) mengandung pati tinggi (±74-78%) dan inulin (±7%) sehingga
berfungsi sebagai substrat kapang inulinolitik. Eksplorasi kapang inulinolitik dari umbi kentang
sebagai substrat alternatif serta integrasinya dengan identifikasi molekuler masih terbatas. Penelitian
ini bertujuan mengeksplorasi kapang inulinolitik dari umbi kentang, menganalisis aktivitas enzim
inulinase berdasarkan variasi pH dan suhu, serta mengidentifikasi secara molekuler dengan DNA
barcoding pada daerah Internal Transcribed Spacer (ITS). Kapang diisolasi pada media Potato
Dextrose Agar (PDA), dilanjutkan screening menggunakan media Inulin Screening Medium (ISM).
Isolat terpilih diidentifikasi secara morfologi (makroskopis dan mikroskopis), diuji aktivitas enzim
inulinase menggunakan metode Dinitrosalisilat (DNS), dan dianalisis molekulernya melalui PCR,
sekuensing, dan analisis BLAST terhadap basis data GenBank. Rancangan percobaan penelitian ini
menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial 3 kali ulangan dengan kombinasi pH
(3,4, dan 5) serta suhu (45°C serta 50 °C). Hasil isolasi mendapatkan 3 isolat kapang yaitu isolat I-
13; isolat I-14; dan isolat I-15, tetapi hanya 1 isolat yang menunjukkan aktivitas positif inulinolitik
yaitu isolat I-13. Isolat I-13 memiliki aktivitas inulinase tertinggi sebesar ±0,769 IU/mL pada pH 5
dan suhu 50 °C pada hari ke‑4 inkubasi. Analisis statistik isolat I-13 menunjukkan pH dan suhu
berpengaruh signifikan (p < 0,05) terhadap aktivitas enzim. Amplifikasi daerah ITS1 dan ITS4 isolat
I-13 menghasilkan fragmen DNA ±500 bp. BLAST mengonfirmasi isolat I-13 sebagai Fusarium
oxysporum. Penelitian ini menunjukkan bahwa umbi kentang dapat dimanfaatkan sebagai substrat
bagi isolat Fusarium oxysporum penghasil inulinase dengan aktivitas enzim yang terukur pada
kondisi pH 5 dan suhu 50 °C. Hasil penelitian ini membuka peluang pemanfaatan isolat lokal dalam
produksi enzim inulinase untuk aplikasi bioteknologi pangan fungsional.
Kata kunci: Umbi kentang (Solanum tuberosum L.), kapang inulinolitik, inulinase, Fusarium
oxysporum, ITS (Internal Transcribed Spacer).
(NO KETERSEDIAAN : 2255/B/2026)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 08:12 |
| Last Modified: | 09 Jul 2026 08:12 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/56356 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
