Aryana, Dharma Satya (2026) Efek Sedian Ramuan Herbal Kencing Manis Madura Terhadap Histomorfometri Hepar Tikus Putih (Rattus Norvegicus) Diabetesi. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Dharma Satya Aryana.zip Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. COVER.pdf Download (28kB) |
|
|
Text
2. Halaman pengesahan.pdf Download (494kB) |
|
|
Text
4. ABSTRAK.pdf Download (7kB) |
|
|
Text
5. ABSTRACT.pdf Download (7kB) |
|
|
Text
6. DAFTAR ISI.pdf Download (17kB) |
|
|
Text
10. PENDAHULUAN.pdf Download (143kB) |
|
|
Text
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (256kB) |
Abstract
Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan
hiperglikemia dan dapat menyebabkan kerusakan berbagai organ, termasuk hepar.
Hiperglikemia kronis memicu stres oksidatif dan gangguan metabolisme yang
berdampak pada perubahan histomorfometri jaringan hepar. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis histomorfometri hepar serta menentukan dosis efektif ramuan
herbal kencing manis madura pada tikus putih (Rattus norvegicus) diabetesi.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan 30 ekor tikus
putih galur Wistar yang dibagi menjadi lima kelompok perlakuan, yaitu P0
(kontrol), P1 (induksi streptozotocin/STZ + metformin), P2 (STZ + ramuan herbal
5 g), P3 (STZ + ramuan herbal 10 g), dan P4 (STZ + ramuan herbal 15 g). Parameter
yang diamati meliputi bobot hepar, indeks hepatosomatik (HSI), diameter vena
sentralis, diameter hepatosit, skoring kerusakan hepar serta morfologi vena sentralis
dan hepatosit. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan
dilanjutkan dengan ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh
parameter berdistribusi normal dan homogen, serta tidak terdapat perbedaan yang
signifikan antar kelompok perlakuan. Bobot hepar dan indeks HSI tidak
menunjukkan perbedaan yang signifikan antar kelompok. Diameter vena sentralis
pada semua kelompok berada di atas kisaran normal, namun tidak menunjukkan
perbedaan signifikan. Diameter hepatosit dalam kisaran normal, namun secara
morfologi menunjukkan adanya kerusakan, terutama pada kelompok P2 dan P3.
Kelompok P4 menunjukkan adanya perbaikan morfologi hepatosit dibandingkan
kelompok lain, meskipun belum kembali normal sepenuhnya. Disimpulkan bahwa
pemberian ramuan herbal kencing manis madura memperbaiki struktur hepar,
mendukung kemampuan adaptif serta regenerasi hepar dan dosis 15 g menunjukkan
potensi perbaikan morfologi hepar yang paling baik.
Kata kunci: hepatosit, hiperglikemia, streptozotocin, vena sentralis
(NO KETERSEDIAAN : 2254/B/2026)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 08:05 |
| Last Modified: | 09 Jul 2026 08:05 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/56350 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
