FERNANDO, VINCENTIUS JOSE and Priyono, Ery Agus and Prananda, Rahandy Rizki (2026) DARK PATTERNS DALAM PERJANJIAN BAKU ELEKTRONIK (CLICKWRAP): EKSAMINASI ASAS KEBEBASAN BERKONTRAK DAN ITIKAD BAIK (PASAL 1338 KUHPERDATA) DALAM PERLINDUNGAN DATA PRIBADI. _096 PDT 2026. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Vincentius Jose Fernando-cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Vincentius Jose Fernando-abstrak.pdf Download (130kB) |
|
|
Text
Vincentius Jose Fernando-bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (274kB) |
|
|
Text
Vincentius Jose Fernando-bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (269kB) |
|
|
Text
Vincentius Jose Fernando-bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (489kB) |
|
|
Text
Vincentius Jose Fernando-bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (137kB) |
|
|
Text
Vincentius Jose Fernando-dapus.pdf Download (115kB) |
Abstract
Perkembangan ekonomi digital mendorong penggunaan perjanjian clickwrap sebagai fondasi transaksi elektronik. Praktik dark patterns pada antar muka persetujuan menimbulkan distorsi serius terhadap asas kebebasan berkontrak dan itikad baik. Platform "X" menggunakan teknik manipulatif untuk memperoleh persetujuan pemrosesan data pribadi secara tidak sadar, sehingga menciptakan
ketimpangan antara kepastian hukum formal dan perlindungan konsumen yang substantif. Penelitian ini bertujuan menganalisis perlindungan asas kebebasan berkontrak dan itikad baik dalam Pasal 1338 KUHPerdata terhadap praktik dark patterns serta akibat hukumnya terhadap keabsahan perjanjian clickwrap. Metode
penelitian hukum doktrinal diterapkan dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, filosofis, dan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asas itikad baik di Indonesia masih lemah dalam menjangkau fase pra-kontraktual. Platform "X" menggunakan confirm shaming, forced action, sneaking, dan interface interference yang secara sistematis melanggar itikad baik dan menyebabkan cacat kehendak. Klausul eksonerasi yang disamarkan melalui dark patterns juga melanggar syarat objektif sebab yang halal, sehingga perjanjian clickwrap tersebut batal demi hukum. Kesimpulannya, perlindungan konsumen digital memerlukan interpretasi progresif terhadap asas itikad baik, kewajiban transparansi desain antarmuka, serta pendekatan substantif oleh hakim dalam menilai keabsahan persetujuan elektronik.
Kata Kunci: Itikad Baik, Kebebasan Berkontrak, Dark Patterns, Clickwrap Agreement, Perlindungan Data Pribadi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Itikad Baik, Kebebasan Berkontrak, Dark Patterns, Clickwrap Agreement, Perlindungan Data Pribadi |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 04:04 |
| Last Modified: | 09 Jul 2026 04:04 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/56306 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
