Putri, Shinta Mey Lina Parta Alfina (2026) Respon Fisiologi dan Anatomi Anggrek Phalaenopsis Amabilis L. Pasca Pindah Tanam dengan Pemberian Pupuk Organik Cair Lidah Buaya. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
1. COVER.pdf Download (316kB) |
|
|
Text
2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (80kB) |
|
|
Text
4. ABSTRAK.pdf Download (274kB) |
|
|
Text
5. ABSTRACK.pdf Download (249kB) |
|
|
Text
6. DAFTAR ISI.pdf Download (440kB) |
|
|
Text
10. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (427kB) |
|
|
Text
5. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (357kB) |
Abstract
Phalaenopsis amabilis merupakan spesies anggrek yang dalam upaya
konservasi ex situ memerlukan proses budidaya pada media dan lingkungan tumbuh
yang baru. Proses pemindahan anggrek tersebut dapat menyebabkan stres fisiologis
yang menghambat pertumbuhan. Salah satu upaya untuk mendukung pertumbuhan
anggrek yaitu dengan pemberian pupuk organik cair (POC) lidah buaya yang
mengandung unsur hara dan hormon. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh
berbagai konsentrasi POC lidah buaya terhadap respon fisiologi dan anatomi
anggrek P. amabilis serta menganalisis konsentrasi yang optimal. Penelitian
menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal dengan empat taraf
konsentrasi POC lidah buaya, yaitu 0%, 0,25%, 0,5%, dan 0,75%, yang masingmasing diulang sebanyak tiga kali. Tanaman ditanam pada media berupa pakis dan
sphagnum moss. POC diaplikasikan melalui penyemprotan pada permukaan atas
dan bawah daun serta media tanam hingga basah dengan volume ±13 mL per
tanaman. Penyemprotan dilakukan satu kali setiap minggu selama 12 minggu.
Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan daun dan akar, kandungan klorofil,
karotenoid, vitamin C, prolin, serta tipe dan densitas stomata. Data dianalisis
menggunakan ANOVA satu arah dan uji lanjut Duncan taraf 5%. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa POC lidah buaya berpengaruh terhadap beberapa respon
fisiologi anggrek pasca pindah tanam. Konsentrasi 0,5% merupakan perlakuan yang
paling efektif dalam mempercepat munculnya daun dan akar baru serta
meningkatkan pertumbuhan daun, sedangkan konsentrasi 0,25% menyebabkan
panjang akar tertinggi dan konsentrasi 0,75% menunjukkan kandungan klorofil
daun baru tertinggi. Selain itu, konsentrasi 0,5% cenderung menyebakan
kandungan prolin dan vitamin C yang lebih rendah pada daun baru, yang
mengindikasikan respons stres yang relatif lebih rendah dibandingkan perlakuan
lainnya. Konsentrasi POC lidah buaya 0,5% merupakan perlakuan optimal dalam
memengaruhi respon fisiologi dan densitas stomata anggrek pasca pindah tanam.
Kata Kunci: Lidah buaya, Phalaenopsis amabilis, pupuk organik cair, respon fisiologi, pasca
pindah tanam
(NO KETERSEDIAAN : 2250/B/2026)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 08:18 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 08:18 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/56268 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
