Aziza, Devi Nur (2026) Eksplorasi Serangga dengan Pendekatan Morfologi dan Molekuler pada Lahan Persawahan di Desa Jeruk Gulung, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Devi Nur Aziza.zip Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. COVER.pdf Download (58kB) |
|
|
Text
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (500kB) |
|
|
Text
4. ABSTRAK.pdf Download (28kB) |
|
|
Text
5. ABSTRAC.pdf Download (91kB) |
|
|
Text
6. DAFTAR ISI.pdf Download (142kB) |
|
|
Text
10. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (74kB) |
|
|
Text
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (177kB) |
Abstract
Ekosistem persawahan merupakan habitat bagi berbagai jenis serangga yang
memiliki peran ekologis beragam, mulai dari hama hingga musuh alami yang
berkontribusi dalam menjaga keseimbangan agroekosistem. Oleh karena itu,
identifikasi serangga yang akurat sangat penting untuk mendukung pengelolaan
pertanian yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
keanekaragaman serangga pada lahan persawahan di Desa Jeruk Gulung,
Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak secara morfologi, melakukan eksplorasi
dan inventarisasi jenis serangga berdasarkan peran ekologisnya, serta mengetahui
perbandingan antara hasil identifikasi morfologi dan molekuler. Pengambilan
sampel dilakukan pada fase prapanen menggunakan metode zig-zag dengan
kombinasi sweep net, hand picking, dan light trap. Identifikasi morfologi dilakukan
menggunakan mikroskop stereo dan referensi taksonomi, sedangkan identifikasi
molekuler dilakukan melalui DNA barcoding dan DNA metabarcoding berbasis
gen cytochrome oxidase I (COI). Data morfologi dianalisis menggunakan indeks
keanekaragaman Shannon-Wiener, kemerataan, kelimpahan relatif, dan dominansi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas serangga pada fase prapanen di
lahan persawahan memiliki tingkat keanekaragaman sedang dengan nilai indeks
Shannon-Wiener sebesar 1,2121. Spesies yang paling melimpah adalah Micronecta
siva dengan kelimpahan relatif sebesar 67,6040%, nilai kemerataan rendah sebesar
0,3765, serta tingkat dominansi subdominan sebesar 0,5702. Secara morfologi
ditemukan 25 morfospesies yang tergolong dalam 7 ordo dan 21 famili, dengan
peran sebagai hama, predator, parasitoid, pemakan alga (herbivora non-hama), serta
beberapa serangga yang belum teridentifikasi peran ekologisnya. Analisis DNA
barcoding berhasil mengonfirmasi dua spesies, yaitu Nilaparvata lugens dan
Maiestas dorsalis, sedangkan DNA metabarcoding mendeteksi sebanyak 477 taksa
serangga. Komparasi identifikasi morfologi dan molekuler mampu mengonfirmasi
7 taksa serangga menunjukkan kecocokan hingga tingkat spesies dan 4 taksa hingga
tingkat genus, sedangkan 14 taksa belum dapat dikonfirmasi melalui analisis
molekuler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan molekuler mampu
mengonfirmasi sekaligus melengkapi hasil identifikasi morfologi sehingga
meningkatkan ketepatan identifikasi spesies.
Kata kunci: DNA barcoding, DNA metabarcoding, Micronecta siva, Serangga
persawahan
(NO KETERSEDIAAN : 2249/B/2026)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 08:13 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 08:13 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/56267 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
