Syaikhuddin, Mohammad (2026) Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L. var. Dewata 43 F1) pada Pemberian Pupuk Kalsium. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Mohammad Syaikhuddin.zip Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. COVER.pdf Download (217kB) |
|
|
Text
2. PENGESAHAN.pdf Download (220kB) |
|
|
Text
4. ABSTRAK.pdf Download (228kB) |
|
|
Text
5. ABSTRACT.pdf Download (252kB) |
|
|
Text
6. DAFTAR ISI.pdf Download (90kB) |
|
|
Text
10. BAB I.pdf Download (264kB) |
|
|
Text
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (250kB) |
Abstract
Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) sebagai komoditas hortikultura strategis
memiliki peran penting dalam ketahanan pangan nasional. Optimalisasi
pertumbuhan cabai rawit sering terkendala oleh tingginya kerentanan fisik serta
serangan patogen pada batang dan daun akibat struktur dinding sel yang lemah
karena defisiensi kalsium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan
menentukan dosis optimal pemberian pupuk kalsium terhadap pertumbuhan
vegetatif cabai rawit. Penelitian dilaksanakan di Greenhouse Departemen Biologi,
Universitas Diponegoro selama Oktober 2025–Januari 2026 menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal. Metode yang digunakan yakni
semai biji, pembibitan, hingga penanaman bibi tcabai rawit di polybag 20x20 cm.
Perlakuan terdiri dari enam dosis pupuk kalsium: 0 g/L (P0), 5 g/L (P1), 10 g/L
(P2), 15 g/L (P3), 20 g/L (P4), dan 25 g/L (P5) dengan empat ulangan. Aplikasi
pupuk kalsium dilakukan pagi hari tiap 10 hari sekali hingga 80 hari setelah tanam
dengan cara semprot daun (foliar) hingga permukaan daun basah merata. Parameter
pengamatan meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, panjang daun,
lebar daun, dan jumlah cabang. Data dianalisis menggunakan ANOVA diikuti oleh
uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 95%. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pemberian pupuk kalsium berpengaruh nyata terhadap tinggi
tanaman, jumlah daun, dan jumlah cabang, namun tidak memberikan pengaruh
nyata terhadap diameter batang, lebar, dan panjang daun. Dosis kalsium 10 g/L (P2)
secara konsisten memberikan hasil terbaik pada parameter tinggi tanaman, jumlah
daun, dan jumlah cabang. Aplikasi kalsium secara foliar berpengaruh nyata dalam
meningkatkan kualitas pertumbuhan vegetatif cabai rawit pada dosis 10 g/L.
Kata kunci: cabai rawit, defisiensi hara, aplikasi foliar, pupuk kalsium.
(NO KETERSEDIAAN : 2248/B/2026)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 08:09 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 08:09 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/56261 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
