KAMILA, JASMINE and Yunanto, Yunanto and Widanarti, Herni (2026) TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PERSELINGKUHAN MELALUI MEDIA SOSIAL SEBAGAI PENYEBAB PERSELISIHAN BERKELANJUTAN DALAM PERKARA PERCERAIAN (STUDI TERHADAP PUTUSAN PENGADILAN AGAMA KABUPATEN DEMAK). _103 PDT 2026. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Jasmine Kamila-cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (900kB) |
|
|
Text
Jasmine Kamila-abstrak.pdf Download (110kB) |
|
|
Text
Jasmine Kamila-bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (251kB) |
|
|
Text
Jasmine Kamila-bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (249kB) |
|
|
Text
Jasmine Kamila-bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (339kB) |
|
|
Text
Jasmine Kamila-bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (131kB) |
|
|
Text
Jasmine Kamila-dapus.pdf Download (178kB) |
Abstract
Perkembangan media sosial telah memengaruhi dinamika perkawinan, termasuk munculnya perselingkuhan digital yang dapat merusak kepercayaan dan memicu perselisihan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tinjauan yuridis terhadap perselingkuhan melalui media sosial dalam perkara perceraian serta pertimbangan hakim dalam memutus perkara perceraian yang berkaitan dengan perilaku tersebut di Pengadilan Agama Kelas IB Kabupaten Demak. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perselingkuhan melalui media sosial belum diatur secara khusus sebagai alasan perceraian yang berdiri sendiri dalam hukum perkawinan Indonesia. Perilaku tersebut dapat menjadi fakta hukum yang memperkuat alasan perceraian apabila terbukti menimbulkan perselisihan dan pertengkaran terus-menerus serta tidak ada harapan untuk hidup rukun kembali. Hakim tidak menilai media sosial sebagai sebab hukum utama, tetapi menilai dampak perilaku digital terhadap keutuhan rumah tangga. Bukti elektronik seperti tangkapan layar percakapan, foto, dan riwayat komunikasi dapat digunakan sebagai
alat bukti, sepanjang didukung oleh bukti lain yang relevan. Hukum
keluarga harus bisa menyesuaikan dengan perkembangan zaman dan teknologi agar mampu mengakomodasi bentuk perselingkuhan digital secara proporsional, tanpa memperluas alasan perceraian secara berlebihan, tetapi tetap menjamin kepastian hukum dan keadilan bagi pihak yang dirugikan.
Kata Kunci : Perceraian, Perselingkuhan Media Sosial, Perselisihan Berkelanjutan, Pengadilan Agama Demak.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perceraian, Perselingkuhan Media Sosial, Perselisihan Berkelanjutan, Pengadilan Agama Demak |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 02:59 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 02:59 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/56204 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
