Evi, Evi and Mellyana, Omega and Nency, Yetty Movieta (2026) Hubungan Karakteristik Klinis dengan Jenis Resistensi Steroid pada Sindrom Nefrotik Resisten Steroid. Masters thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (ABSTRAK-TESIS)
EVI-22040322310006-TESIS-ABSTRAK.pdf Download (111kB) |
Abstract
Latar belakang: Sindrom Nefrotik Resisten Steroid (SNRS) merupakan kondisi yang tidak mencapai remisi setelah pemberian steroid dosis standar minimal 4 minggu. SNRS dibagi menjadi resistensi primer dan sekunder. Kedua jenis resistensi ini memiliki karakteristik klinis, profil histopatologi, dan prognosis yang berbeda. Identifikasi karakteristik klinis yang berhubungan dengan jenis resistensi sangat penting, terutama di fasilitas kesehatan yang belum memiliki akses pemeriksaan genetik.
Tujuan: Mengetahui hubungan antara karakteristik klinis dengan jenis resistensi steroid pada anak dengan SNRS.
Metode: Penelitian observasional analitik dengan desain potong lintang dilakukan terhadap 83 anak dengan SNRS (usia 1–17 tahun) yang dirawat di RS tersier di Semarang. Data dikumpulkan dari rekam medis. Variabel independen meliputi jenis kelamin, usia onset, hematuria, tekanan darah, konsanguinitas, dan dislipidemia. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Chi-Square atau Fisher's Exact Test.
Hasil penelitian: Dari 83 subjek, 65,1% merupakan SNRS sekunder dan 34,9% SNRS primer. Mayoritas berjenis kelamin laki-laki (69,9%), rerata usia 11,19 ± 4,70 tahun, dan 69,9% berusia 1–11 tahun. Dari analisis bivariat, dua variabel menunjukkan hubungan bermakna dengan jenis resistensi SNRS: usia onset (p=0,032) dan hematuria (p=0,007). Usia onset ≥12 tahun lebih banyak pada SNRS primer (44,8% vs 22,2%), dan hematuria lebih banyak pada SNRS primer (34,5% vs 9,3%). Variabel lainnya seperti jenis kelamin (p=0,894), tekanan darah (p=0,182), konsanguinitas (p=0,995), dan dislipidemia (p=0,579) tidak menunjukkan hubungan yang bermakna.
Kesimpulan: Usia onset dan hematuria pada presentasi awal berhubungan bermakna dengan SNRS primer. Kedua variabel ini dapat menjadi penanda klinis awal untuk memprediksi jenis resistensi steroid dan membantu memahami prognosis penyakit pada anak SNRS terutama di fasilitas yang tidak memiliki biopsi ginjal dan genetic testing.
Kata kunci: sindrom nefrotik resisten steroid, jenis resistensi, hematuria, usia onset, karakteristik klinis
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | sindrom nefrotik resisten steroid, jenis resistensi, hematuria, usia onset, karakteristik klinis |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 06:07 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 06:07 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/56176 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
