JUBAIDI, Okris (2009) ANALISIS NILAI TUKAR PETANI JAWA TENGAH DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA. Masters thesis, UNDIP: Fakultas Ekonomika dan Bisnis.
|
Text (Cover)
1.T-Cover-C4B 007 007.pdf - Published Version Download (249kB) |
|
|
Text (AAbstrak (Inggris))
4.T-Abstrak (Inggris)-C4B 007 007.pdf - Published Version Download (280kB) |
|
|
Text (Abstrak (Indonesia))
5.T-Abstrak (Indonesia)-C4B 007 007.pdf - Published Version Download (239kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6.T-Daftar Isi-C4B 007 007.pdf - Published Version Download (257kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
12.T-Daftar Pustaka-C4B 007 007.pdf - Published Version Download (316kB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16.T-Fulltext PDF Bookmarks-C4B 007 007.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan tentang Nilai
Tukar Petani (NTP) Jawa Tengah sebagai salah satu indikator untuk mengukur
tingkat kesejahteraan petani, dan mengidentifikasi faktor-faktor yang
mempengaruhinya, sekaligus mengetahui tingkat elastisitasnya. Naik turunnya
NTP sangat dipengaruhi banyak faktor, baik faktor internal maupun eksternal.
Pertama faktor internal, antara lain berbagai barang dan jasa yang dijual
petani (harga gabah) sebagai faktor pembentuk sisi pendapatan. Sedangkan
berbagai barang/jasa yang dibeli petani (harga gabah, harga pupuk, impor beras,
minyak goreng) sebagai faktor dari sisi pengeluaran. Sehingga naik turunnya
harga komoditas baik dari sisi pendapatan maupun dari sisi pengeluaran jelas akan
berpengaruh pada naik turunnya Nilai Tukar Petani.
Kedua faktor eksternal, kondisi makro ekonomi yang tercermin dari
berbagai indikatornya yang antara lain nilai tukar rupiah. Fluktuasi kurs ini
tentunya juga berdampak pada naik turunnya Nilai Tukar Petani. Selain kondisi
makro ekonomi, kebijakan pemerintah berupa impor beras juga mempengaruhi
kondisi petani dari sisi pendapatan. Faktor musim bagi sebagian besar petani atau
masyarakat pedesaan juga berpengaruh terhadap pola bercocok tanam sehingga
berpengaruh pada produktifitas sektor pertanian.
Naik turunnya NTP juga mencerminkan kondisi petani apakah tingkat
kesejahteraannya lebih baik atau lebih buruk. Nilai Tukar Petani dalam penelitian
ini dibatasi mencakup dua sektor, yaitu sektor Tanaman Bahan makanan
(Tabama) dan Tanaman Perkebunan Rakyat (Tapera). Dengan asumsi bahwa
mayoritas petani di Jawa Tengah adalah petani yang sumber pendapatannya
berasal dari Tabama (padi, palawija, hortikultura) dan tanaman perkebunan.
Dengan menggunakan analisis model Partial Adjustment Model (PAM),
selain dapat diketahui hubungan dan pengaruh antara variabel bebas dan variabel
tak bebasnya juga dapat di ukur nilai elastisitas Nilai Tukar Petani terhadap harga
gabah, impor beras, harga pupuk, harga minyak goreng, inflasi (IKRT), kurs dan
musim.
Hasil estimasi menunjukkan bahwa, baik faktor internal maupun eksternal
sangat berpengaruh terhadap Nilai Tukar Petani. Harga pupuk urea merupakan
faktor yang paling signifikan berpengaruh, dan memiliki nilai elastisitas yang
paling tinggi, kemudian harga gabah, inflasi dan kurs rupiah terhadap US dolar.
Sedangkan untuk variabel impor beras, harga minyak goreng serta variabel musim
meskipun berpengaruh namun tidak signifikan dalam taraf alpha 5 %
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | NTP, faktor internal, faktor eksternal, PAM, Jawa Tengah |
| Subjects: | Economics and Business > Economic Sciences Economics and Business |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Master Program in Economics and Development Studies |
| Depositing User: | gunawan kusmantyo |
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 07:22 |
| Last Modified: | 03 Jul 2026 07:22 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/55982 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
